Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Allianz Life Indonesia menyelenggarakan webinar bertajuk

Allianz Life Indonesia menyelenggarakan webinar bertajuk "Pahami Pentingnya Perlindungan bagi Karyawan di Tengah Pandemi," pada sabtu (11/9) untuk membahas kebutuhan perlindungan bagi karyawan di tengah pandemi.

Kebutuhan Perlindungan Karyawan Naik, Allianz Siapkan Askes Kumpulan

Sabtu, 11 September 2021 | 17:44 WIB
Fajar Widhiyanto

Jakarta - Pandemi telah membawa berbagai perubahan di seluruh aspek kehidupan termasuk bagi para karyawan. Semua makin sadar pentingnya kesehatan, terlebih saat Indonesia dilanda gelombang kedua penyebaran virus COVID-19 pada Juni-Juli 2021 silam. Kondisi ini mendorong para karyawan mengedepankan kebutuhan perlindungan diri dan keluarga, dari tunjangan yang ditawarkan oleh perusahaan tempatnya bekerja.

Disampaikan Samuel Ray, HR Professional & Content Creator, disrupsi yang disebabkan pandemi COVID-19 turut mendorong perusahaan-perusahaan di seluruh dunia untuk melakukan perubahan termasuk dalam hal pengelolaan sumber daya manusia yang akan berujung pada keberhasilan perusahaan.

“Pandemi mendorong karyawan untuk mencari keseimbangan dalam bekerja demi mencapai well-being yang baik. Perusahaan perlu menyesuaikan strategi untuk menjaga talenta terbaik salah satunya dengan menawarkan tunjangan di luar hak dasar seperti jam kerja yang fleksibel sampai asuransi kesehatan (Askes) untuk karyawan dan keluarga,” ujar Samuel dalam kesempatan diskusi secara webinar bertajuk “Pahami Pentingnya Perlindungan bagi Karyawan di Tengah Pandemi,” pada Sabtu (11/9).

Pada praktiknya, kata Ray, akibat terdampak Pandemi, banyak perusahaan yang belum bisa memprioritaskan kebutuhan perlindungan kesehatan karyawannya yang pada akhirnya berdampak ke produktivitas & kinerja perusahaan juga. Berbagai risiko yang mungkin menimpa karyawan dan mempengaruhi produktivitas sebenarnya dapat diminimalisir dengan adanya solusi proteksi kesehatan melalui asuransi kesehatan kumpulan.

Menanggapi hal ini, Nicolaus Satya Bharata, Head of Employee Benefits Allianz Life Indonesia menyebut, selain adanya tren biaya kesehatan yang meningkat, setiap pekerja juga mulai menghendaki adanya rasa aman dan nyaman bagi diri pribadi dan keluarga. Untuk itu, kata Nicolaus, Allianz Life menyediakan fasilitas asuransi kesehatan kumpulan, yang bisa menjadi pengingat bersama bahwa kesejahteraan segenap karyawan merupakan aset paling berharga bagi pribadi, keluarga dan perusahaan.

Menurut Nicolaus, ragam solusi perlindungan telah Allianz sediakan melalui program Employee Benefit yang terdiri dari berbagai produk kesehatan kumpulan yang dapat memberikan berbagai manfaat seperti rawat inap, rawat jalan, rawat gigi, serta perawatan kehamilan dan persalinan. Tidak hanya memberi manfaat perawatan kesehatan apabila karyawan atau keluarganya jatuh sakit, tetapi juga manfaat mulai dari pemeliharaan, pencegahan serta perawatan kesehatan mereka.

“Layanan asuransi kesehatan kumpulan dari Allianz pun menawarkan nilai tambah lainnya seperti proteksi yang tailor-made sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan karyawan, opsi cashless atau reimburse, medical hotline 24 jam, serta layanan klaim online melalui eAZy connect,” kata Nicolaus.

Dalam kesempatan yang sama, Sukarno, Head of Health Product Marketing and Service Development Allianz Life Indonesia mengemukakan, berdasar data klaim Allianz Indonesia hingga Agustus 2021, rata-rata biaya perawatan COVID-19 menunjukkan angka yang cukup tinggi. “Ini dapat dijadikan dasar mengapa perusahaan perlu memperhatikan cakupan perlindungan asuransi kesehatan bagi karyawan untuk menjamin loyalitas dan kesejahteraan karyawan yang akan berujung pada produktivitas dan pertumbuhan perusahaan,” tutur Sukarno.

Lebih lanjut, Sukarno memberikan tips bagi perusahaan untuk memilih asuransi kesehatan kumpulan yang tepat bagi karyawan dengan memperhatikan 4 aspek yaitu, kebutuhan proteksi, alokasi anggaran, layanan yang dibutuhkan, serta memilih perusahaan asuransi yang kuat dan memiliki layanan terbaik.

Sebelumnya dalam sebuah kesempatan berbeda, Akhmad Akbar Sukamto, Ekonom dari Center of Reform on Economics (CORE) sempat memperkirakan tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada Agustus 2021 akan naik ke kisaran 7,15% - 7,35%. Hal ini menandakan persaingan dalam mencari pekerjaan akan menjadi semakin sulit.

Namun, di balik sulitnya mencari pekerjaan selama masa pandemi, karyawan tetap perlu mempertimbangkan faktor-faktor penunjang yang ditawarkan perusahaan sebelum menerima pekerjaan seperti jatah cuti, kebijakan bekerja dari rumah (work from home), serta fasilitas asuransi yang ditawarkan perusahaan.

Editor : Fajar Widhi (fajar_widhi@investor.co.id)

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN