Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Finance PT KSK Insurance Indonesia Director Suharjo Lumbanraja dalam acara Economic Outlook 2021 sesi diskusi Stimulus Ekonomi 2022 yang digelar BeritaSatu Media Holdings, Senin, 22 November 2021.

Direktur Finance PT KSK Insurance Indonesia Director Suharjo Lumbanraja dalam acara Economic Outlook 2021 sesi diskusi Stimulus Ekonomi 2022 yang digelar BeritaSatu Media Holdings, Senin, 22 November 2021.

KSK Insurance Proyeksikan Asuransi Umum 2022 Tumbuh 9%-11%

Senin, 22 November 2021 | 11:32 WIB
Herman

JAKARTA, investor.id  – PT KSK Insurance Indonesia memproyeksikan industri asuransi umum di 2022 akan tumbuh di kisaran 9% hingga 11%. Namun pertumbuhan ini juga sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi Indonesia. Misalnya di kuartal III 2021, ketika ekonomi Indonesia tumbuh 3,51% secara year on year (YoY), kondisi tersebut juga berdampak pada industri asuransi umum di Indonesia.

Direktur Finance PT KSK Insurance Indonesia Director Suharjo Lumbanraja menyampaikan, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah pendapatan asuransi umum di kuartal III 2021 mengalami pertumbuhan 3,35%. Dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi di 2022 sekitar 5,2% hingga 5,5%, maka industri asuransi umum juga diproyeksikan bisa tumbuh di kisaran 9% hingga 11%.

“Pertumbuhan ekonomi dan asuransi sangat berkaitan erat. Secara historical di 2018, ketika ekonomi tumbuh di 5,17%, asuransi umum juga mengalami pertumbuhan di 9,87%. Lalu di 2019 ketika ekonomi tumbuh di 5%, asuransi juga tumbuh 14%. Dan di 2020 ketika pandemi Covid-19, ekonomi Indonesia mengalami kontraksi sebesar 2,07%, asuransi umum juga mengalami kontraksi sebesar 4%,” kata Suharjo Lumbanraja dalam acara Economic Outlook 2021 sesi diskusi Stimulus Ekonomi 2022 yang digelar BeritaSatu Media Holdings, Senin (22/11/2021).

Suharjo memperkirakan asuransi kredit masih menjadi faktor utama pendorong pertumbuhan di 2022 dengan proyeksi pertumbuhan 20% hingga 25%. Asuransi properti juga diproyeksikan tumbuh 7,3% hingga 9%, sedangkan untuk asuransi kecelakaan dan kesehatan diproyeksikan tumbuh 5,8% sampai 8%.

“Untuk kendaraan bermotor, dari data dan proyeksi dari Gaikindo, kami memperkirakan premi asuransi kendaraan bermotor akan tumbuh di kisaran 1% sampai 5%. Namun demikian, terkendalinya Covid-19 menjadi salah satu faktor, mengingat ini yang menjadi kunci atas pergerakan ekonomi dan masyarakat,” kata Suharjo.

Dari sisi PT KSK Insurance Indonesia, Suharjo mengatakan kondisinya juga tidak jauh berbeda dengan industri asuransi umum secara nasional. Di 2022, perusahaan memproyeksikan akan mengalami pertumbuhan premi sekitar 20% sampai 25%.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN