Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi asuransi properti. ( Foto: Istimewa )

Ilustrasi asuransi properti. ( Foto: Istimewa )

Allianz Utama Seimbangkan Kinerja untuk Bisnis Berkelanjutan

Minggu, 26 Juni 2022 | 16:24 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), industri asuransi umum membukukan premi sebesar Rp78,14 triliun sepanjang 2021 atau hanya tumbuh sebesar 1,7% dibandingkan 2020. Pemulihan perekonomian baik secara global maupun nasional sepertinya mulai menunjukkan tren positif, namun masih sangat dipengaruhi oleh perkembangan kondisi pandemi yang masih berlanjut.

“Kami telah mengantisipasi perlambatan pertumbuhan yang terjadi di tahun 2021 dengan berupaya untuk menyeimbangkan kinerja perusahaan sehingga mampu meraih hasil bisnis yang berkelanjutan ke depannya. Lebih lanjut, kami tetap fokus dalam meningkatkan pertumbuhan dan kualitas, untuk memberikan yang terbaik kepada nasabah dan para mitra bisnis, agar mampu memberikan perlindungan ke lebih banyak orang di Indonesia,” ujar Presiden Direktur Allianz Utama Indonesia Sunadi dalam keterangan tertulis, baru-baru ini.

Advertisement

Baca Juga: Komitmen pada Bisnis Berkelanjutan, Allianz Indonesia Hadir di Jakarta E-Prix 2022

PT Asuransi Allianz Utama Indonesia (Allianz Utama) mencatatkan Gross Written Premium (GWP) sebesar Rp 755,20 miliar atau lebih rendah dibandingkan perolehan 2020 yang tercatat sebesar Rp 1.178,20 miliar. Catatan tersebut merefleksikan faktor pemulihan ekonomi yang masih dipengaruhi perkembangan pandemi yang masih berlanjut.

Meski demikian, Allianz Utama senantiasa membuktikan komitmennya untuk memberikan perlindungan kepada nasabah dengan membayarkan klaim sebesar Rp 394,66 miliar sepanjang 2021. Allianz Utama juga kuat secara finansial dengan rasio kecukupan modal atau Risk-Based Capital Ratio (RBC) 392%, yang jauh di atas ketentuan minimum yang ditentukan regulator sebesar 120%.

Adanya klaim katastropik yang dialami Allianz Utama di awal tahun turut memengaruhi tingkat profitabilitas. Oleh karena itu, perusahaan mengambil langkah strategis dengan menekan sejumlah beban usaha sehingga tercatat menurun 12,65% dari Rp 257,53 miliar pada 2020 menjadi Rp 224,95 miliar.

Baca Juga: Sasar Pasar Ritel, Asuransi Kendaraan Bermotor dan E-Commerce Perkuat Sinergi

Penurunan beban usaha tersebut mendorong perbaikan perolehan rugi bersih yang tercatat sebesar Rp 27,05 miliar, jauh lebih baik daripada tahun sebelumnya yang mencatatkan rugi bersih sebesar Rp 53,74 miliar. Dari sisi lini bisnis, asuransi properti memberikan kontribusi yang cukup tinggi yaitu sebesar Rp 311,43 miliar dan asuransi liability (tanggung gugat pihak ketiga) sebesar R p191,10 miliar.

Pada 2021, Allianz Utama meneruskan komitmennya untuk menjalankan bisnis secara berkelanjutan dan bertanggung jawab. Di mana Allianz Utama mencatat total efisiensi intensitas energi sebesar 45,09% serta mengurangi penggunaan kertas sebesar 8,71%. Allianz Utama juga secara konsisten mendukung OJK untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia dengan berhasil memberikan edukasi literasi keuangan kepada lebih dari 180 ribu orang.

Baca Juga: Agar Tak Salah Paham, Allianz Indonesia Edukasi Nasabah dan Masyarakat tentang PAYDI

Allianz Utama pun banyak menggelar sesi pelatihan bagi karyawan, baik yang diselenggarakan
in-house ataupun publik. Sesi-sesi ini dirancang untuk mengasah keterampilan dan menambah pengetahuan karyawan Perusahaan dikelompokkan menjadi tiga jenis antara lain, pelatihan, lokakarya, dan program sertifikasi. Ada pun jumlah waktu yang dihabiskan masing-masing karyawan dalam kegiatan pembelajaran pada 2021 adalah sebanyak 24 jam pembelajaran

“Meski 2021 masih penuh dengan ketidakpastian, kami mempertahankan investasi yang besar dalam pelatihan dan pengembangan karyawan demi membangun tim terbaik, dan mendorong kinerja yang lebih baik di tahun-tahun mendatang. Kami tidak akan berhenti untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan menerapkan digitalisasi agar nasabah mendapatkan pengalaman berasuransi yang mudah dan menyenangkan bersama Allianz,” tambah Sunadi.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN