Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
WanaArtha Life. Foto: IST.

WanaArtha Life. Foto: IST.

Wanaartha Life Beberkan Negosiasi Calon Investor Baru Sudah dari 50%

Minggu, 3 Juli 2022 | 15:09 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Angin segar berhembus untuk nasabah PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha (WanaArtha Life). Sebab, kerja sama dengan investor baru yang diharap bisa menyelesaikan kasus gagal bayar sudah dalam penjajakan serius dengan pihak manajemen. Progress negosiasinya kini sudah lebih dari 50%. 

Direktur WanaArthaLife Adi Yulistanto mengatakan, meski proses negosiasi masih berlangsung, namun sudah mulai ada dokumen-dokumen tertulis yang ditandatangani dan ditujukan kepada arranger dari calon investor.

Advertisement

Adi optimistis investor baru bisa segera diumumkan. “Kita harap segera, dengan asumsi dokumen-dokumen yang sudah ditandatangani bisa direspon positif oleh calon investor, mohon doanya,” ujarnya dikutip Minggu (3/7/2022).

Dirinya menyampaikan, proses ini sudah mencapai 20% jika asumsi indikatornya adalah total proses dari penerbitan Lol, proses negosiasi, presentasi dan inroductary meeting di OJK, skema dan penawaran, hingga realisasi pembayaran.

Baca juga: Bareskrim Periksa Petinggi WanaArtha Life

“Namun, jika asumsi indikatornya hanya proses negosiasi agar investor dapat masuk ke perusahaan, maka dapat diindikasikan sudah lebih dari 50%. Jadi, tergantung dari mana kita melihatnya,” kata dia. 

Adi juga menyebut, pembayaran ke pemegang polis prioritas sudah mencapai sekitar Rp 1,8 miliar. Bahkan, Direktur Operasional Wanaartha Life Ari Prihadi Atmosoekarto menambahkan, saat ini dengan adanya gelombang ke 4 pembayaran sudah melampaui angka Rp 3,250 miliar. 

Menurut Ari, perusahaan membayar pada pemegang polis skala prioritas, yang terkait dengan kemanusiaan, seperti kematian, kecelakaan atau sakit. Pemegang polis prioritas saat ini sudah dibayarkan hampir 300 kali dengan empat gelombang.

Mengenai investor baru, pihaknya masih terus mematangkan perjanjian bersama broker investasi. “Masih ada satu poin yang belum sepakat, kita dari minggu lalu sudah dibicarakan terus, hari senin malam masih komunikasi. Poinnya terkait kewajiban adanya success fee. Jadi, kalau semua masuk ya tidak apa apa, wajar ada success fee. Tapi kalau tidak goal ya, kalau ada investor lain mau masuk boleh saja,” tuturnya.

Baca juga: OJK Diminta Kawal Penyelesaian Hak Pemegang Polis Wanaartha

Dia menyampaikan, masih ada dua kandidat investor lainnya. Hanya saja, proses koordinasinya belum intens. Sedangkan, khusus satu calon investor yang sedang berproses dengan pihaknya ini sudah lama berkoordinasi. 

Terkait pemeriksaan polisi kepada manajemen WAL yang lama, Ari berkata hal itu terkait kesalahan manajemen. “Tapi kan masih perlu dibuktikan oleh penegak hukum, saat ini kita terus perbaiki. Tapi banyak juga kita butuh dana besar, dana investor diperlukan untuk memperbaiki ini,” ujarnya.

Wanaartha Life belakangan memang kerap menyatakan tengah bernegosiasi setidaknya dengan 3 calon investor strategis, termasuk ketertarikan dari luar negeri. 

Dalam sejumlah pemberitaan media pada awal Juni 2022, calon investor asal Singapura sempat disebut berminat oleh Kukuh K.Hadiwidjojo, konsultan penyehatan Wanaartha Life. Calon investor dari Singapura yang dimaksudnya merupakan perusahaan yang bergerak di bidang insurance technology (insurtech).

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN