Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) atau Indonesia Re

PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) atau Indonesia Re

Tumbuh 21,7%, Premi Reasuransi Ditopang Asuransi Kredit dan Pengangkutan 

Kamis, 22 September 2022 | 22:00 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – Industri reasuransi nasional membukukan premi sebesar Rp 11,26 triliun atau tumbuh 21,7% secara year on year (yoy) pada semester I-2022. Pertumbuhan ini ditopang oleh kinerja lini asuransi kredit (credit insurance) dan asuransi pengangkutan (marine cargo).

"Yang paling besar, baik secara jumlah atau persentase adalah credit insurance sebesar 97,3% bertambah Rp 656,5 miliar. Sedangkan marine cargo bertambah Rp 544,4 miliar menjadi Rp 1,10 triliun," kata Wakil Ketua Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Bidang Statistik & Riset Trinita Situmeang, Rabu (22/9/2022).

Berdasarkan statistik AAUI untuk enam dari tujuh perusahaan reasuransi, premi reasuransi kredit naik 96,3% (yoy) menjadi Rp 1,33 triliun pada semester I-2022. Sedangkan premi reasuransi pengangkutan tumbuh 96,3% (yoy) menjadi Rp 1,10 triliun. Salah satu lini yang juga mencatatkan pertumbuhan signifikan adalah lini premi reasuransi satelit yaitu sebesar 91.241,6% (yoy) menjadi Rp 336,7 miliar.

Pertumbuhan premi ikut dicatatkan untuk sejumlah lini bisnis lainnya reasuransi. Di antaranya yakni, reasuransi penerbangan (aviation), reasuransi rangka kapal (marine cargo), reasuransi penerbangan (aviation), reasuransi energy offshore, reasuransi engineering, reasuransi liability, reasuransi suretyship, dan reasuransi aneka (miscellaneous).

Sementara kontributor terbesar premi industri reasuransi yakni lini properti susut tipis 2,9% (yoy) menjadi Rp 5,69 triliun di semester I-2022. Penurunan premi juga dibukukan lini reasuransi kendaraan bermotor, reasuransi energy offshore, reasuransi kecelakaan diri (personal accident/PA), dan reasuransi kesehatan.

Di sisi lain, total klaim industri reasuransi tumbuh 34,2% (yoy) menjadi Rp 4,23 triliun pada semester I-2022. Pertumbuhan klaim yang lebih cepat dari kinerja premi ini mendorong rasio klaim reasuransi naik dari 34,02% menjadi 37,51%, belum termasuk menyertakan pencadangan dan biaya-biaya terkait lain.

Adapun peningkatan klaim utamanya dipengaruhi pembayaran di lini reasuransi properti sebesar 46,1% (yoy) menjadi Rp 2,21 triliun. Diikuti klaim dari lini reasuransi kredit sebesar Rp 409,3 miliar atau naik 81,7% (yoy) di semester I-2022. Peningkatan klaim turut dicatatkan reasuransi penerbangan, reasuransi energy onshore, dan reasuransi suretyship. Sementara lini lainnya cenderung membukukan penurunan klaim dibayar.

Editor : Nasori (nasori@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com