Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrasi asuransi mobil

Ilustrasi asuransi mobil

Kembali Aktif Usai Libur Panjang, Pastikan Kondisi Mobil Tetap Prima

Sabtu, 7 Jan 2023 | 17:31 WIB

JAKARTA, investor.id - Pemerintah telah mencabut status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sejak akhir Desember 2022 karena kasus Covid-19 semakin terkendali. Itu membuat banyak perusahaan kembali memberlakukan sistem bekerja di kantor atau Work From Office (WFO).

Setelah sejumlah kantor kembali mewajibkan seluruh karyawan bekerja di kantor, sebuah petisi berbunyi “Kembalikan WFH sebab Jalanan Lebih Macet, Polusi, dan Bikin Tidak Produktif” menuntut sistem Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah kembali bergaung.

Meski telah mendapatkan ribuan tanda tangan, para pekerja tetap harus menjalani sistem kerja WFO. Dengan begitu, karyawan yang bekerja memakai kendaraan pribadi harus kembali aktif berkendara di setiap harinya.

BACA JUGARagam Alasan Orang Enggan Punya Asuransi Mobil Meski Aneka Risiko Mengintai

Advertisement

Jika saat PPKM mobil hanya aktif saat Weekend atau hari Sabtu dan Minggu serta hari libur nasional saja, kini bisa dipakai setiap hari. Tentu saja, kondisi itu membuat kesehatan mobil jadi harus lebih diperhatikan.

Untuk itu, Duitpintar.com selaku asuransi online terbaik yang terdaftar dan diawasi oleh OJK, memberikan tips agar kondisi mobil tetap prima meski harus digunakan setiap hari.

Rajin Servis Mobil Secara Berkala

Untuk menjaga performa kendaraan, tentu saja hal paling penting dilakukan adalah melakukan servis secara berkala. Rutin melakukan servis, akan membuat komponen mesin terjaga.

BACA JUGA: Peserta Program Penjaminan Polis Hanya Perusahaan Asuransi Sehat

Dengan begitu, mesin yang dirawat secara berkala akan lebih hemat dikarenakan kerusakan yang terjadi tidak terlalu berat. Servis ini biasa dilakukan berdasarkan jarak tempuh atau jangka waktu. Misalnya, untuk penggantian oli mobil dilakukan rutin per 5.000 km atau per 6 bulan.

Tune Up 

Servis mobil yang dilakukan tidak hanya berdasarkan odometer mencapai kilometer tertentu saja, tetapi juga harus menjalani tune up mobil.

Tune up atau mengatur kembali alias mengembalikan performa mobil seperti awal dilakukan dengan menjalani penyetelan ulang dan membersihkan komponen yang ada di mesin agar performa meningkat. Sebenarnya, tune up mobil ini tidak berbeda jauh dengan servis kendaraan.

BACA JUGA: Konsorsium Asuransi Proyek Konstruksi KKKS Selesaikan Pembayaran Klaim Platform PHE-12

Hanya saja, lingkup pekerjaan dari tune up lebih banyak dan lama. Tune up mobil ini biasanya dilakukan setiap tahun sekali atau saat mobil sudah dirasa tidak nyaman dikendarai.

Jangan Lupa Lengkapi dengan Asuransi Mobil

Karena biaya servis dan tune up mobil tidak murah, maka hal paling utama saat memiliki kendaraan adalah melengkapinya dengan asuransi mobil.

Seperti dikutip dari https://id.wikipedia.org/wiki/Asuransi_kendaraan, asuransi mobil merupakan produk yang memberikan proteksi terhadap kerugian dan atau kerusakan pada kendaraan bermotor dengan berbagai sebab yang ditentukan di dalam perjanjian polis asuransi.

Untuk jenis-jenisnya sendiri adalah asuransi mobil All Risk atau komprehensif dan asuransi Total Loss Only (TLO). Asuransi mobil All Risk memberikan proteksi secara menyeluruh, sedangkan asuransi TLO hanya memberikan proteksi sebagian dari asuransi comprehensive.

Editor : Frans (ftagawai@gmail.com)

Sumber : Majalah Investor

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com