Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Direktur Asuransi Allianz Utama Indonesia Peter van Zyl dan CEO Homer Credit Indonesia Jaroslav Gaisler, usai menandatangani kerja sama perlindungan Easycover dan Maxcover untuk barang elektronik.

Presiden Direktur Asuransi Allianz Utama Indonesia Peter van Zyl dan CEO Homer Credit Indonesia Jaroslav Gaisler, usai menandatangani kerja sama perlindungan Easycover dan Maxcover untuk barang elektronik.

Allianz Tawarkan Perlindungan Gawai dengan Easycover & Maxcover

Windarto, Selasa, 8 Oktober 2019 | 21:00 WIB

Jakarta-Gadget atau perangkat pintar (gawai) kini sudah menjadi bagian penting yang tidak terpisahkan dari aktivitas masyarakat, terutama di kota-kota besar. Fungsi gawai semakin beragam dan mempermudah keperluan pengguna dari sekadar membuka berita, berselancar di dunia maya, pesan transportasi online, belanja makanan dan kebutuhan lain secara online, transfer dana, juga berinvestasi.

Sayangnya, kesadaran pengguna dalam memberikan perlindungan terhadap risiko yang bisa terjadi pada gawai masih terbilang kurang. Padahal tidak jarang harga gawai yang dimiliki pengguna punya nilai belasan juta. Agar  terhindar dari kerugian materi akibat kerusakan atau kehilangan, PT Asuransi Allianz Utama Indonesia (Allianz Utama Indonesia) memberikan solusi perlindungan untuk barang-barang elektronik.

Melalui kerja sama dengan PT Home Credit Indonesia (HCI) Allianz Utama Indonesia menawarkan produk perlindungan untuk produk-produk elektronik yang ditawarkan HCI, seperti smartphone, tablet, maupun laptop. Presiden Direktur Allianz Utama Indonesia Peter van Zyl mengatakan, kerja sama kedua pihak ini merupakan salah satu inovasi dan perwujudan dari strategi Allianz Utama Indonesia dalam menggarap segmen bisnis ritel untuk memperlusa jangkauan perlindungan asuransi serta komitmen perusahaan untuk menyediakan produk yang komprehensif serta memberikan ketenangan.

Head of Personal Accident, Travel, Health and Affinity, Allianz Utama Indonesia Mariani Solihah (tengah) dan Chief External Affairs Home Credit Indonesia Andy Nahil Gultom (kanan) berbincang mengenai produk Easycover dan Maxcover.
Head of Personal Accident, Travel, Health and Affinity, Allianz Utama Indonesia Mariani Solihah (tengah) dan Chief External Affairs Home Credit Indonesia Andy Nahil Gultom (kanan) berbincang mengenai produk Easycover dan Maxcover.

Ada dua jenis perlindungan yang ditawarkan yakni Easycover untuk risiko kerusakan fisik dan kerusakan akibat cairan yang tidak disengaja, sementara untuk risiko pencurian atau perampokan disertai dengan kekerasan, ada perlindungan Maxcover. Kedua produk tersebut memberikan perlindungan komprehensif pada gawai dan barang elektronik yang dapat dimiliki secara mudah dengan harga premi terjangkau.

“Kemitraan strategis dengan Allianz Utama Indonesia sebagai salah satu perusahaan terdepan di industri asuransi sejalan dengan visi Home Credit Indonesia untuk membantu pelanggan mewujudkan kebutuhan dan impian mereka dengan memberikan layanan pembiayaan serta pengalaman berbelanja yang aman, inovatif, dan bisa diandalkan di era digital saat ini.” kata Jaroslav Gaisler, Chief Executive Officer Home Credit Indonesia di Jakarta (8/10).

Dengan kolaborasi ini, Home Credit Indonesia dan Allianz Utama Indonesia juga dapat menjawab kebutuhan konsumen yang menginginkan kemudahan dan kenyamanan dalam memproteksi gadget kesayangannya, di antaranya adalah dengan fitur metode cashless, layanan pengajuan klaim 24 jam dari Home Credit Indonesia dan layanan tambahan antar jemput device oleh Allianz Repair Center, sehingga semakin banyak masyarakat Indonesia dapat merasakan manfaatnya.

“Melalui sinergi antara Allianz Utama Indonesia dengan Home Credit Indonesia diharapkan juga akan dapat mendukung program pemerintah dan regulator untuk meningkatkan penetrasi asuransi dan inklusi keuangan maupun literasi keuangan.” tutup Peter.

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA