Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kepala Lembaga Manajemen FEB UI Willem Makaliwe. Foto: IST

Kepala Lembaga Manajemen FEB UI Willem Makaliwe. Foto: IST

Asuransi Perlu Antisipasi Juga Bahaya Digitalisasi

Rabu, 18 November 2020 | 10:38 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id -  Kepala Lembaga Manajemen FEB UI Willem Makaliwe mengakui bahwa nasabah asuransi yang terproteksi relatif masih rendah, maka potensinya terbuka lebar. Termasuk dari dunia usaha yang merupakan anggota BPJS juga bisa menjadi anggota dari asuransi komersial.

Willem mengatakan hal itu dalam acara “Literasi Keuangan Goes to Campus” yang digagas Majalah Investor bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Universitas Indonesia (UI), dan PasarPolis, dengan tema “Membangun Ekosistem Digital di Industri Asuransi”, Selasa (17/11/2020).

Panel diskusi pada acara Literasi Keuangan Goes to Campus dengan tema Membangun Ekosistem Digital di Industri Asuransi, disiarkan oleh Beritasatu TV, Selasa (17/11). Foto: Prisma Ardianto/Investor Daily
Panel diskusi pada acara Literasi Keuangan Goes to Campus dengan tema Membangun Ekosistem Digital di Industri Asuransi, disiarkan oleh Beritasatu TV, Selasa (17/11). Foto: Prisma Ardianto/Investor Daily

Selain Willem, tampil juga sebagai pembicara Dirjen Informasi Komunikasi Publik Kominfo Widodo Muktiyo, Deputi Direktur Pengawasan Asuransi II OJK Kristianto Andi Handoko, Dekan FEB UI Beta Yulianita Gitaharie, serta CEO & Co-founder PasarPolis Cleosent Randing.

Dia menilai, tendensi membeli produk asuransi banyak terjadi saat seseorang bergabung atau bekerja pada suatu korporasi. Itupun karena perusahaannya menjadi anggota BPJS yang kemudian individu masuk membeli asuransi. Untuk mahasiswa, karena pendapatan belum tetap maka asuransi itu bukan menjadi pilihan utama. Produk asuransi mikro dengan premi yang rendah dan didukung teknologi digital bisa menjawab persoalan tersebut.

Dalam hal ini, dia mengatakan, ekosistem digital memang bisa mengantisipasi berbagai kegiatan bisnis asuransi. Tetapi perusahaan asuransi mesti turut mengantisipasi bahayanya ekosistem yang tengah dibangun 

Dirjen Informasi Komunikasi Publik Kominfo Widodo Muktiyo. Foto: IST
Dirjen Informasi Komunikasi Publik Kominfo Widodo Muktiyo. Foto: IST

Adapun Dirjen Informasi Komunikasi Publik Kominfo Widodo Muktiyo mengemukakan, secara umum pemerintah mendukung inovasi yang dilakukan industri dalam rangka mendukung ekonomi nasional bisa kembali bangkit.

Terkait perkembangan teknologi digital yang kian pesat, juga membuka peluang adanya kejahatan cyber, khususnya pada pemanfaatan penggunaan data pribadi.

Pendapatan premi netto asuransi jiwa dan umum, Pertumbuhan premi netto asuransi jiwa dan umum
Pendapatan premi netto asuransi jiwa dan umum, Pertumbuhan premi netto asuransi jiwa dan umum

Dia menyatakan, hal itu juga bisa saja menghambat bisnis asuransi yang kini mulai melirik kanal digital untuk menjaring nasabah baru. Pihaknya kembali mengingatkan dan memberi sejumlah tips bagi para nasabah asuransi ketika memilih layanan asuransi secara digital. Di antaranya, gunakan software asli, biasakan secara rutin mengganti password, dan tidak memberikan informasi kepada pihak yang mencurigakan.

Jumlah Asuransi di Indonesia
Jumlah Asuransi di Indonesia

“Inilah yang mudah-mudahan bisa mengantarkan kita kepada masyarakat yang information society, diiringi dengan teknologi lebih maju sehingga yang kita kerjakan menjadi lebih praktis, efisien, lebih produktif. Pada akhirnya daya saing bangsa ini lebih kuat, sesuai target pemerintah pada tahun 2045 Indonesia bisa menjadi negara maju,” kata Widodo.

Baca juga

https://investor.id/finance/asuransi-masuki-new-sunrise-industry

https://investor.id/finance/ojk-restui-pemasaran-unit-link-tanpa-tatap-muka

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN