Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kantor BNI Life.

Kantor BNI Life.

BERLAKUKAN WFH,

BNI Life Tetap Berikan Layanan kepada Nasabah di Tengah Pandemi Virus Korona

Gora Kunjana, Selasa, 17 Maret 2020 | 15:59 WIB

JAKARTA, investor.id - Pandemi Virus Korona di Indonesia menjadi perhatian PT BNI Life Insurance (BNI Life) dalam memberlakukan sistem kerja kepada pegawai dan layanan kepada nasabahnya.

Sesuai dengan arahan dari Presiden Joko Widodo pada hari Minggu (15/3) dalam rangka meminimalisir risiko tersebarnya Coronavirus Disease (Covid-19), BNI Life juga turut mendukung dengan memberlakukan imbauan bekerja di rumah (Work From Home/WFH) dengan mekanisme menjalankan operasional sesuai kelompok kerja yang telah dibentuk untuk bekerja di lokasi yang berbeda (split & shift operation) dibagi menjadi 2 yakni pegawai yang masih bekerja di Kantor Pusat, Kantor KS Tubun, Kantor Regional dan/atau Kantor Layanan, Kantor Pemasaran (Agency) (Work From Office/WFO) dan pegawai yang bekerja di rumah (WFH).

Ketentuan jumlah pegawai yang WFH dan WFO disesuaikan dengan kebutuhan agar layanan tetap terjaga. Penyesuaian sistem kerja ini berlaku mulai Selasa 17 Maret 2020.

Direktur Utama BNI Life Shadiq Akasya menyampaikan bahwa pelaksanaan WFH ini tetap mengedepankan kepentingan dan layanan nasabah. Layanan kepada nasabah tetap menjadi prioritas utama dengan memanfaatkan berbagai saluran seperti:
 Call Center 1-500-045
 Email: care@bni-life.co.id
 Provider Helpdesk 24 jam sehari dan 7 hari dalam seminggu
 Fitur live chat di website
 Kantor Layanan di 7 (tujuh) kota besar antara lain: Jakarta, Bandung Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar dan Palembang.

Setiap Kantor Layanan BNI Life menerapkan protokol keamanan sebagai langkah preventif dengan melakukan pengecekan suhu tubuh dan menyiapkan hand sanitizer, sehingga nasabah tidak perlu khawatir untuk berkunjung dan mendapatkan layanan. Selain itu layanan digital dalam proses klaim yaitu BNI Life Mobile dapat membantu proses klaim tanpa interaksi langsung antara nasabah dan pegawai BNI Life.

Untuk meminimalisir penyebaran virus korona di Indonesia. BNI Life memberlakukan tindakan preventif di lingkungan BNI Life untuk pegawai, tamu dan nasabah seperti:

1. BNI Life mengimbau seluruh pegawai agar memelihara kesehatan dengan cara memperhatikan personal hygiene, mengkonsumsi makanan sehat, dan berolahraga secara teratur.

2. Bagi pegawai yang menggunakan transportasi umum dihimbau untuk menggunakan masker selama perjalanan.

3. Untuk setiap pegawai, tamu dan nasabah yang memasuki lingkungan BNI Life akan dicek suhu tubuh dan memakai hand sanitizer, apabila memiliki suhu tubuh 37,5oC disarankan untuk mengunjungi dokter.

4. Bagi pegawai, tamu dan nasabah yang sakit (flu, batuk, sakit tenggorokan) diwajibkan memakai masker dengan baik dan benar serta dianjurkan segera berkonsultasi ke dokter. Apabila belum sempat menemui dokter, dapat berkonsultasi dengan dokter internal BNI Life sebagai tindakan awal.

5. Untuk pegawai yang kembali dari Negara Terjangkit Covid-19, diberikan dispensasi tidak hadir ke kantor selama 14 hari kalender (WFH) sesuai dengan arahan pemerintah dan kebijakan perusahaan. BNI Life secara rutin melakukan kebersihan ruang kerja pegawai dan sarana prasarana di sekitar area kantor.

Shadiq juga mengimbau kepada seluruh nasabahnya dan masyarakat melalui media komunikasi perusahaan baik itu melalui email, sosial media perusahaan (facebook, instagram, youtube dan twitter @BNILIFEID) dan digital signage termasuk sinergi dengan induk perusahaan Bank BNI melalui media komunikasi BNI untuk selalu menjaga kebersihan, meningkatkan imun tubuh dan tips-tips penting dalam melindungi diri dari Virus korona sesuai dengan arahan pemerintah.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN