Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Keuangan Jasa Raharja Myland memaparkan kinerja keuangan perseroan hingga Juli 2019

Direktur Keuangan Jasa Raharja Myland memaparkan kinerja keuangan perseroan hingga Juli 2019

Hasil Investasi Jasa Raharja di atas Rata-Rata Industri

Windarto, Rabu, 4 September 2019 | 16:30 WIB

Jakarta-PT Jasa Raharja (Persero) mencatat kinerja investasi yang cukup bagus sampai Juli 2019 di tengah kondisi pasar modal yang masih berfluktuasi. Hingga periode ini pertumbuhan (yield on investment/YOI) yang diperoleh Jasa Raharja sebesar 4,83%, di atas rata-rata industri asuransi. Sebagai gambaran YOI asuransi jiwa per Juli 2019 sebesar 3,38%, dan YOI asuransi umum sebesar 3,21%. Kenaikan ini tidak terlepas dari strategi perseroan dalam mengelola dana investasi.

Direktur Keuangan Jasa Raharja Myland mengatakan, sebagai perusahaan asuransi yang berada dalam lingkup pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Jasa Raharja tunduk dan patuh pada Peraturan OJK 71/2016 tentang Kesehatan Perusahaan Asuransi dan Reasuransi. Dalam POJK tersebut ditetapkan mana penempatan investasi yang diperbolehkan dan mana penempatan investasi yang tidak diperbolehkan. “Mengapa hasil investasi kami bagus, terutama karena ada strategi alokasi aset yang kami lakukan, apalagi tahun ini cukup challenging di bursa saham,” tutur Myland di Jakarta (4/9).

Jasa Raharja, lanjutnya, sebagian besar menempatkan dana investasinya pada instrumen reksa dana, terutama jenis pendapatan tetap. Hal ini untuk memberikan hasil yang pasti. Sebagian dana ditempatkan di obligasi, deposito, dan saham. “Tidak ada resep istimewa, tapi lebih kepada teknik alokasi aset saja yang kita mainkan, dengan melihat momentum yang ada di pasar,” paparnya.

Hingga Juli 2019 Jasa Raharja mencatat pendapatan underwriting sebesar Rp 2,60 triliun, naik dari periode yang sama yang tercatat sebesar Rp 2,57 triliun. Sementara pendapatan non underwriting naik dari Rp 1,00 triliun menjadi Rp 1,08 triliun. Adapun beban underwriting juga meningkat dari Rp 1,85 triliun menjadi Rp 1,87 triliun, dan beban non underwriting naik dari Rp 687,3 miliar menjadi Rp 717,5 miliar. Jasa Raharja mencatat laba bersih senilai Rp 915,8 miliar, naik dari Rp 870,2 miliar. Pada periode ini aset yang dimiliki perseroan tercatat sebesar Rp 13,985 triliun, tumbuh 7,68% menjadi dari Rp 12,987 triliun.

Berdasarkan rasio keuangan, yield on investment (YOI) tercatat 4,83%, return on equity (ROE) 8,85%, return on asset (ROA) 8,02%, RBC 605,10%, dan tingkat likuiditas 331,59%. Jasa Raharja pun memperoleh peringkat AAA Stable dari Pefindo.

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA