Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI)

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI)

Hingga Juni, Industri Asuransi Jiwa Bayarkan Klaim Covid-19 Rp 216 Miliar

Rabu, 29 Juli 2020 | 21:47 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) merilis data pembayaran klaim asuransi terkait penyakit Covid-19. Hingga Juni 2020, industri asuransi jiwa telah membayarkan klaim sebesar Rp 216 miliar untuk 1.642 polis.

Data AAJI menunjukkan bahwa dari 1.642 klaim dibayarkan kepada nasabah terkait wabah Covid-19, sebesar 1.578 di antaranya merupakan klaim produk asuransi kesehatan dengan nilai Rp 200,64 miliar atau 92,9% dari total klaim. Sementara itu, 64 dari total klaim Covid-19 adalah klaim produk asuransi jiwa kredit atas risiko meninggal dunia senilai Rp 15,39 miliar, atau mencakup 7,1% dari total klaim terkait Covid-19.

Data itu mencakup 56 perusahaan asuransi jiwa dari total sebanyak 60 perusahaan. Adapun pembayaran klaim tersebut digunakan untuk melakukan pengobatan di rumah sakit rujukan nasional maupun rumah sakit di luar negeri. Termasuk risiko meninggal dunia yang disebabkan oleh Covid-19.

Dari keseluruhan klaim terkait Covid-19 yang dibayarkan, tiga provinsi terbesar untuk pembayaran klaim yaitu DKI Jakarta sebesar Rp 146,92 miliar untuk 668 polis, Jawa Timur sebesar Rp 21,12 miliar untuk 162 polis, dan Jawa Barat dengan nilai klaim sebesar Rp 19,23 miliar untuk 295 polis.

Sambutan Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Budi Tampubolon. Foto: Investor Daily/David Gita Roza
Sambutan Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Budi Tampubolon. Foto: Investor Daily/David Gita Roza

Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon menyampaikan, pembayaran klaim kepada nasabah terkait Covid-19 merupakan bukti komitmen industri asuransi secara berkelanjutan. Dengan begitu, industri senantiasa memberikan perlindungan terhadap nasabah dan turut serta menunjang kesejahteraan masyarakat secara nasional.  

"Di masa sulit dimana semua sektor bisnis terkena dampak Covid-19, kami dari industri asuransi jiwa merasa bersyukur dapat turut  membantu meringankan beban masyarakat melalui pembayaran klaim kepada nasabah yang tersebar di wilayah Indonesia dan bahkan di Singapura dan Amerika Serikat,” kata dia melalui siaran pers yang diterima Investor Daily, Rabu (29/7/2020).

Budi menambahkan, AAJI mengapresiasi perusahaan-perusahaan asuransi jiwa yang di masa pandemi tetap memberikan perlindungan kepada masyarakat. Apalagi tidak mengecualikan Covid-19 ke dalam proteksi yang diberikan walaupun sudah dikategorikan sebagai penyakit pandemi.

Selain itu, perusahaan asuransi jiwa juga dengan cepat mengambil langkah-langkah strategis untuk tetap dapat memberikan layanan terbaik kepada masyarakat pada masa yang penuh tantangan ini. Di antaranya dengan meluncurkan beragam tambahan manfaat serta melakukan berbagai inovasi. Seperti memaksimalkan teknologi untuk memberikan akses yang lebih mudah pada saat diberlakukannya PSBB serta agar nasabah merasa lebih tenang di tengah pandemi.

Kemudian, perekrutan tenaga pemasar juga tetap dilakukan oleh perusahaan asuransi jiwa. Dalam hal ini, industri asuransi jiwa tetap dapat berkontribusi bagi pembangunan nasional dengan memperluas kesempatan bekerja.

Kendati demikian, AAJI berharap agar seluruh masyarakat selalu menjaga kesehatan dan memiliki perlindungan untuk menjaga kemungkinan dari risiko kehidupan pada masa mendatang.

"Kami juga ingin kembali mengimbau untuk nasabah memeriksa kembali ketentuan polis masing-masing karena tiap-tiap perusahaan asuransi menawarkan manfaat yang berbeda-beda. Kami juga ingin berpesan kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada dalam menjalani Adaptasi Kebiasaan Baru dan selalu menjalani gaya hidup sehat,” tandas Budi.

Sejatinya, biaya pengobatan akibat Covid-19 ditanggung pemerintah karena merupakan suatu pandemi. Meski begitu, industri asuransi jiwa tetap melaksanakan komitmennya untuk turut membayarkan klaim sejak pandemi masuk ke Indonesia pada akhir Maret 2020.

Di sisi lain, AAJI juga telah melaporkan total pembayaran klaim dan manfaat meningkat sampai kuartal I-2020. Klaim asuransi jiwa meningkat sebesar 4,1% (yoy) menjadi sebesar Rp 35,92 triliun. Dari jumlah tersebut, klaim nilai tebus menjadi kontributor terbesar mencapai Rp 19,91 triliun.

Diikuti klaim akhir kontrak sebesar Rp 4,85 triliun, klaim partial withdrawal sebesar Rp 4,05 triliun, klaim kesehatan sebesar Rp 2,98 triliun, serta klaim meninggal dunia sebesar Rp 2,69 triliun.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN