Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI)

Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI)

Klaim Rasio Rendah, AAUI Minta Kanal Keagenan Ditingkatkan

Prisma Ardianto, Senin, 9 September 2019 | 08:37 WIB

JAKARTA, investor.id – Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) meminta perusahaan asuransi umum meningkatkan porsi kanal distribusi keagenan. Sebab, model pemasaran tersebut dinilai memiliki klaim rasio yang lebih rendah sehingga profitabilitas perusahaan bisa lebih baik.

Direktur Eksekutif AAUI Dody Achmad Sudiyar Dalimunte menyampaikan, porsi kanal distribusi keagenan di asuransi umum masih kecil. Berbeda dengan asuransi jiwa yang model pemasaran utamanya pada keagenan. Namun, pihaknya berharap porsi distribusi keagenan dapat diperluas khususnya guna menyasar segmen ritel.

"Nah, kami mengharapkan bisa didorong kanal keagenan ini karena secara klaim rasio itu menunjukan lebih kecil. Profit pun juga akan lebih bagus," kata Dody di sela acara AAUI The Most Inspiring Agent Award 2019 di Jakarta, akhir pekan lalu.

AAUI mencatat, per Juni 2019 kanal distribusi keagenan menyumbangkan 13% dari total premi bruto asuransi umum sebesar Rp 39,95 triliun. Kemudian kanal direct marketing dan melalui pialang asuransi (broker) berbagi jatah masing-masing sebesar 30%. Kemudian bancassurance sebesar 8%, leasing sebesar 6%, telemarketing 2%, affinity 1%, dan lainnya 10%.

Dia juga menjelaskan, pasar korporasi bagi asuransi umum memiliki nilai premi yang cenderung tinggi. Adapun dalam distribusinya, korporasi kerap diperebutkan oleh direct marketing dan broker. Dengan nilai premi tinggi, secara tidak langsung kemungkinan klaim rasio membengkak juga dapat terjadi.

Sementara itu, segmen ritel memiliki produk yang cenderung memiliki risiko lebih kecil. Sebut saja, asuransi kendaraan bermotor, kecelakaan diri, atau asuransi perjalanan. Sektor tersebut bisa dimanfaatkan perusahaan untuk mendorong perolehan premi melalui kanal keagenan. Meskipun memiliki nilai premi yag kecil, profitabilitas bisa didorong lebih gencar dengan meningkatkan volume dari produk tersebut. "Makanya kanal keagenan ini sedang kami galakkan. Kami berharap kanal keagenan ini diperlebar," jelas Dody.

Di sisi lain, dia menyatakan, melalui penyelenggaraan AAUI The Most Inspiring Agent Award 2019 pihaknya ingin membuktikan bahwa agen asuransi perupakan perkerjaan seorang profesional dengan pengahasilan yang menjanjikan. AAUI berharap acara tersebut dapat menarik minat masyarakat menjalani profesi sebagai agen asuransi.

baca selengkapnya di https://subscribe.investor.id

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN