Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi kantor Kresna Life Insurance

Ilustrasi kantor Kresna Life Insurance

Kresna Life Tunjuk Konsultan Independen Terkait Penyelesaian Kewajiban

Jumat, 31 Juli 2020 | 22:51 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor - PT Asuransi Jiwa Kresna (Kresna Life) menunjuk konsultan independen untuk membantu proses penyelesaian kewajiban kepada pemegang polis. Di samping itu, perseroan mengklaim telah membayarkan 90% polis dengan nominal premi sebesar Rp 50 juta.

Manajemen Kresna Life menyatakan berkomitmen untuk segera menyelesaikan kewajiban kepada para Pemegang Polis Asuransi Jiwa Kresna Link Investa (K-LITA) dan Asuransi Jiwa Protecto Investa Kresna (PIK). Salah satunya dengan menunjuk konsultan independen secara resmi untuk membantu proses penyelesaian kewajiban kepada para Pemegang Polis.

“Kami berkomitmen untuk siap menjalani proses ini bersama tim penasihat kami, dengan kemampuan dan rekam jejak yang kami percaya dapat mendukung kami dalam memberikan solusi terbaik terhadap situasi yang ada," tulis Manajemen Kresna Life siaran pers, Jumat (31/7).

Dalam pernyataannya Manajemen Kresna Life menambahkan, perseroan juga terus mengikuti perkembangan situasi dan mengkaji segala aspek yang ada, termasuk terus berkoordinasi dengan regulator. Perseroan berharap langkah tersebut menjadi bukti komitmen lebih lanjut dalam persoalan menyelesaikan kewajibannya.

Sementara itu, sampai saat ini perseroan menyatakan hampir 90% polis dengan nominal premi sebesar Rp 50 juta telah dibayarkan. Proses pembayaran polis disebut masih terus dijalankan sampai saat ini.

Selama proses tersebut, perseroan akan berupaya memberikan informasi dan membuka komunikasi dengan nasabah, khususnya jika terdapat perkembangan signifikan. Untuk itu Kresna Life akan menambahkan saluran hotline guna meningkatkan dan memperlancar komunikasi dengan Pemegang Polis.

Seperti diberitakan, potensi gagal bayar di Kresna Life mulai terendus dari surat perseroan kepada para Pemegang Polis pada tanggal 20 Februari 2020. Surat yang ditandatangani Direktur Utama Kresna Life Kurniadi Sastrawinata menangkis kabar bahwa produk investasi perseroan terkait langsung pada kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Hal itu guna meyakinkan para nasabah untuk tidak melakukan pembatalan atau pencairan polis secara besar-besaran. Pada salah satu poinnya, Kresna Life menyatakan berkomitmen untuk bertanggung jawab kepada seluruh nasabahnya, dengan tetap membayarkan manfaat investasi sesuai dengan ketentuan polis. Perseroan seketika juga memperpanjang jangka waktu polis minimal selama enam bulan.

"Kresna Life mengambil langkah-langkah preventif untuk melindungi dan menyelamatkan dana seluruh nasabah dengan menambahkan jangka waktu investasi polis minimal selama 6 bulan yang jatuh tempo pada 11 Februari 2020 sampai 10 Agustus 2020, dan transaksi penebusan polis diundur selama 6 bulan ke depan," kata Kurniadi.

Tepatnya pada 14 Mei 2020 perseroan memutuskan menunda pelaksanaan kewajiban untuk sementara waktu. Hal itu tertuang pada surat bernomor 017/KL-DIR/V/2020 perihal keadaan memaksa (force majeure).

Kali ini, pandemi Covid-19 menjadi alasan perseroan menerbitkan surat itu. Covid-19 juga disebut menjadi faktor terhalangnya kemampuan finansial perseroan untuk memenuhi kewajiban polis K-LITA dan PIK, serta mengakibatkan likuiditas portofolio investasi (underlying investments) bermasalah.

"Maka dari itu, dengan berat hati kami memohon Bapak/Ibu (nasabah) dapat memaklumi bahwa perusahaan akan menunda atau memberhentikan pelaksanaan kewajiban untuk sementara waktu," demikian tulis Kurniadi.

Beberapa surat kemudian dikirim perseroan untuk memaparkan langkah penyelesaian. Sampai pada 17 Juli 2020 atau bertepatan dengan saat perseroan mesti menyampaikan penyelesaian pengembalian dana tahap pertama, keluarlah dokumen yang kembali menunda sampai 3 Agustus 2020. Seperti yang telah diberitakan, kali ini perseroan terkendala operasional karena kantor mesti dikosongkan akibat adanya kasus Covid-19.

Langkah pertama berupa penyelesaian kewajiban pembayaran polis dengan membayarkan dana sebesar Rp 50 juta atas polis K-LITA dan PIK, disebutkan karena menimbang tingkat kesehatan perusahaan yang harus mesti dijaga oleh Kresna Life.

 

 

Editor : Fajar Widhi (fajar_widhi@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN