Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kasus gagal bayar Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya Cipta terus bergulir. Kini, KSP Indosurya  berstatus Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU), dan berupaya mengajukan perdamaian melalui restrukturisasi.

Kasus gagal bayar Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya Cipta terus bergulir. Kini, KSP Indosurya berstatus Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU), dan berupaya mengajukan perdamaian melalui restrukturisasi.

KSP Indosurya Bentuk Satgas Khusus Percepatan Proses Pencairan Dana

Kamis, 26 November 2020 | 09:41 WIB
Ridho Syukra (ridho.syukra@beritasatumedia.com )

JAKARTA, investor.id - Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya terus menunjukkan komitmennya untuk mencairkan dana milik anggotanya sesuai dengan perintah putusan dari Pengadilan Niaga. KSP pun membentuk task force atau satuan tugas khusus untuk mempercepat proses pencairan.

Bulan November ini, ribuan anggota yang dananya kembali dicairkan Indosurya di bawah Rp 500 juta adalah anggota Lansia.

Pengurus KSP Indosurya Sonia mengatakan pihaknya tidak mengalami hambatan atau kendala dalam proses pencairan dana anggota KSP. Saat ini pencairan dana anggota di bawah Rp 500 juta yang jumlahnya sekitar 1.150 anggota berjalan lancar.

“ Tidak ada kendala, sejauh ini baik baik saja dan kami jalankan sesuai putusan,” ujar dia dalam siaran persnya yang diterima Investor Daily, di Jakarta, Kamis (26/11).

Pengurus KSP Indosurya juga sudah menerima ribuan dokumen pengajuan pencairan dari anggota skala prioritas seperti lanjut usia dan sudah ada 2.000 dokumen yang masuk ke dalam skala prioritas.
Proses verifikasi masih dilakukan terhadap 2.000 dokumen prioritas karena SDM yang ada di pengurus terbatas sehingga membutuhkan waktu yang panjang untuk meneliti dokumen.

2.000 dokumen yang masuk prioritas ini berbeda dengan jumlah 1.150 anggota yang sudah mendapatkan proses pencairan sejak September 2020 yaitu di bawah Rp 500 juta.

Pihaknya juga sedang melakukan persiapan untuk memproses pencairan dana anggota diatas Rp 500 juta sampai Rp 1,99 miliar dan tahun 2021, sedang dilakukan proses untuk persiapan cicilannya.

Nasabah KSP Indosurya Dwi Darmawati mengakui sangat senang karena dananya bisa kembali dan ia berharap KSP Indosurya dapat kembali beroperasi normal ke depannya.

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Rully Indrawan mengatakan KSP Indosurya melakukan langkah positif, perdamaian dan pelunasan perjanjian merupakan sesuatu yang patut dihargai.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN