Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Robertus Bilitea

Robertus Bilitea

Medio Februari, Aset IFG Capai Rp 88,1 Triliun

Jumat, 19 Februari 2021 | 18:45 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Holding asuransi dan penjaminan Indonesia Financial Group (IFG) mencatatkan total konsolisadian mencapai Rp 88,1 triliun per 19 Februari 2021. Nilai itu naik 15,61% dibandingkan paparan data holding per 1 Januari 2021.

"Sampai dengan saat ini total aset IFG tercatat sebesar Rp 88,1 triliun. Total dana portofolio investasi IFG sebesar Rp 52,1 triliun," tulis Direktur Utama IFG Robertus Billitea melalui keterangannya, Jumat (19/2).

Dia menerangkan, market share anak perusahaan holding terhadap asuransi umum dan penjaminan sudah menempati posisi pertama. Pihaknya optimistis dapat menjadi penggerak ekosistem finansial yang inklusif dan berkelanjutan.

"Hal itu selaras dengan visi kami yaitu menjadi salah satu grup keuangan non perbankan yang terbesar di Asia Tenggara yang sehat, terpercaya, dan dikelola dengan tingkat prudensi yang tinggi," ujar Robertus.

Sementara itu, Robertus mengatakan, berbagai strategi telah disiapkan untuk menunjang pencapaian target perusahaan. Inisiatif tersebut antara lain sinergi antar ekosistem holding, inovasi model bisnis, Integrasi dan digitalisasi data, hingga peningkatan kemampuan risk arbitrage dan aktuaria. IFG berkomitmen menghadirkan perubahan di bidang keuangan khususnya asuransi, investasi, dan penjaminan.

Menurut dia, PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) atau yang biasa dikenal IFG siap menjadi katalis dalam rangka peningkatan daya saing ekosistem keuangan nasional. Dengan sejumlah lini bisnis di ekosistemnya, IFG mempunyai andil besar dalam menciptakan sebuah kekuatan baru di industri keuangan non-bank di Indonesia.  

Robertus menuturkan, kehadiran IFG sebagai kekuatan baru di industri keuangan non bank telah menciptakan nilai tambah baru industri keuangan non bank di Indonesia. Nilai tambah itu terjadi baik dalam aspek strategis, market positioning, aspek finansial, maupun aspek manajemen risiko, dan tata kelola.

"IFG berperan kritikal dalam menopang perekonomian nasional melalui adanya transfer risiko, penguatan fungsi investasi dan perbaikan kelayakan kredit. Secara konsolidasi IFG memiliki aset yang besar dan variasi produk asuransi, penjaminan dan investasi yang lengkap," tandas dia.

Sebagai induk holding, IFG memiliki sembilan entitas anak perusahaan. Anak perusahaan di bidang asuransi dan penjaminan ialah PT Jasa Raharja, PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) dan PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo).

Adapun di bidang pasar keuangan pasar modal dan manajemen properti ialah PT Graha Niaga Tata Utama, PT Bahana TCW Investment Management, PT Bahana Sekuritas, PT Bahana Artha Ventura, dan PT Bahana Kapital Investa.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN