Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Deputi Direktur Pengawasan Asuransi OJK Kristianto Andi Handoko (tujuh dari kanan), Ketua Peruji periode 2014-2019 Asri Wulan (enam dari kanan), Ketua Peruji Terpilih periode 2019-2021 Radix Yunanto (dua dari kanan), bersama anggota Peruji saat Pemilihan Pengurus dan Seminar Peruji terkait dunia underwriting bertajuk Does It Make Sense Discovery Hotel Ancol Jakarta, Selasa (13/8/2019). (ist)

Deputi Direktur Pengawasan Asuransi OJK Kristianto Andi Handoko (tujuh dari kanan), Ketua Peruji periode 2014-2019 Asri Wulan (enam dari kanan), Ketua Peruji Terpilih periode 2019-2021 Radix Yunanto (dua dari kanan), bersama anggota Peruji saat Pemilihan Pengurus dan Seminar Peruji terkait dunia underwriting bertajuk Does It Make Sense Discovery Hotel Ancol Jakarta, Selasa (13/8/2019). (ist)

Peruji Dorong Underwriter Asuransi Mampu Hadapi Era Industri 4.0

Thomas E Harefa, Selasa, 13 Agustus 2019 | 20:00 WIB

JAKARTA, investor.id – Perkumpulan Underwriter Jiwa Indonesia (Peruji) akan memperbanyak training dan workshop yang menitikberatkan pada peningkatan kemampuan underwriter asuransi dalam menghadapi era industri 4.0.

Hal itu disampaikan Radix Yunanto selaku ketua Peruji terpilih untuk periode 2019-2021. Dia merasa terhormat dan berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk menjabat sebagai ketua Peruji periode 2019-2021. Menurut Radix masih banyak tantangan besar yang harus dihadapi terkait awareness profesi underwriting di era industri 4.0.

“Tantangan terberat bagi pada underwriter saat ini adalah bagaimana berupaya fleksibel di tengah industri 4.0, namun tetap mengedepankan fundamental dan filosofi underwriting sebagai pedoman,” terang dia dalam siaran pers yang diterima Investor Daily, Selasa (13/8/2019).

Untuk itu, Radix memiliki sejumlah agenda dan program jangka panjang yang dicanangkan guna pengembangan kemampuan para underwriter, sekaligus bermanfaat bagi kemajuan industri asuransi jiwa di Indonesia.

"Peruji akan memperbanyak training dan workshop yang menitikberatkan pada peningkatan kemampuan underwriter dalam menghadapi era industri 4.0. Peruji juga akan mengupayakan kerja sama dengan para pemangku kepentingan di industri asuransi jiwa seperti OJK, asosiasi dan perkumpulan profesi lainnya guna pengembangan industri asuransi di Indonesia,” papar Radix.

Sementara itu, setelah melalui periode kepengurusan perdananya, Perkumpulan Underwriter Jiwa Indonesia (Peruji) melakukan regenerasi yang diselenggarakan di Discovery Hotel Ancol Jakarta, pada 13 Agustus 2019.

Pemilihan pengurus yang berlangsung selama satu hari tersebut mencetuskan Radix Yunanto sebagai ketua Peruji untuk periode 2019-2021. Sebelumnya, seleksi telah dilakukan terhadap beberapa calon ketua yang berasal dari para head underwriting dari seluruh perusahaan asuransi jiwa se-Indonesia.

Beberapa kualifikasi dasarnya adalah posisi manager underwriting, head underwriting, atau chief underwriting yang telah memiliki spesifikasi pengalaman di bidang underwriting minimal selama 5 tahun.

Serah terima jabatan sekaligus pelantikan kepengurusan terbaru tersebut dilakukan oleh Ketua Peruji 2014-2019 Asri Wulan kepada Radix Yunanto dan disaksikan oleh anggota Peruji. Sedangkan dewan pengurus Peruji periode 2019-2021 akan dipilih oleh ketua Peruji baru dalam waktu yang singkat.

Regenerasi ini mendapat dukungan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai lembaga regulator. Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Direktur Pengawasan Asuransi OJK Kristianto Andi Handoko dalam sambutannya saat membuka rangkaian kegiatan regenerasi kepengurusan dan seminar Peruji 2019.

“OJK mengucapkan selamat kepada para pengurus Peruji yang baru. Kiranya tetap menjaga amanah, independensi serta integritasnya dalam berperan aktif menjaga industri asuransi jiwa tetap sehat dan bertumbuh. OJK juga mendukung pelaksanaan seminar Peruji 2019 sebagai wujud komitmen Peruji dalam mengembangkan pengetahuan dan pemahaman para anggotanya akan fungsi underwriting,” jelas dia.

Peruji adalah perkumpulan underwriting jiwa Indonesia. Peruji dibentuk pada 18-19 Juni 2014 di Bogor, Jawa Barat, dengan nama awal Life Underwriter Club Indonesia (LUCI) melalui forum temu underwriter yang difasilitasi oleh ReIndo.

Kemudian dilegalkan dan berganti nama menjadi Peruji per 21 April 2015 berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-0000572.AH.01.07.Tahun 2015. Peruji beranggotakan underwriter dari perusahaan asuransi jiwa dan perusahaan reasuransi nasional. Selama 3 tahun terakhir Peruji sudah dilakukan 9 kali training, dan 2 underwriting summit bagi para underwriter di seluruh Indonesia.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN