Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Aksi protes para nasabah WanaArtha Life. Foto: IST

Aksi protes para nasabah WanaArtha Life. Foto: IST

Wanaartha Life Siap Buka Dialog dengan Nasabah Pekan Depan

Rabu, 9 September 2020 | 18:04 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id -- Manajemen PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha (Wanaartha Life) siap membuka dialog dengan para nasabah mengenai penyelesaian tunggakan klaim manfaat dan nilai pokok polis. Hal itu disampaikan setelah para nasabah menyambangi langsung kantor pusat Wanaartha Life di Jalan Mampang No. 76, Jakarta Selatan.

"Kami terima kedatangan para nasabah hari ini. Kita sudah komunikasi tadi dengan nasabah dan akan berkomunikasi lebih lanjut di minggu depan. Saya juga sudah dapat jawaban dari manajemen yakni tepatnya pada Rabu, 16 September 2020," kata Corporate Communication Manager Wanaartha Life Mustain ditemui di kantornya, Rabu (9/9).

Dia menyatakan, para nasabah nantinya akan dipertemukan dengan Presiden Direktur Wanaartha Life Yanes Matulatuwa dan Komisaris Utama Wanaartha Life Evelina F Pietruschka. "Mengenai agendanya kita belum bisa jawab pasti, entah penyampaian skema atau apa nantinya akan kami komunikasikan lebih lanjut, yang pasti pihak manajemen dan pemegang polis akan berdialog," imbuh dia.

Sementara itu, pada 4 September 2020, manajemen Wanaartha Life sempat menyampaikan sepucuk surat kepada pemegang polis yang berisi dalam waktu dekat ini perseroan akan memaparkan Rencana Penyehatan Keuangan (RPK). Hal itu dilakukan sebagai tindak lanjut menjaga keberlangsungan bisnis dan usaha.

Saat dimintai penjelasan ihwal RPK itu, Mustain enggan menerangkan persiapan yang tengah dijalani perseroan. Dia menuturkan, yang pasti kondisi solvabilitas perseroan bisa tercatat positif dan memenuhi ketentuan yang ada jika aset yang kini disita turut dihitung pada neraca keuangan. Di samping itu, internal perseroan turut membahas anjuran OJK terkait penambahan modal dari pemegang saham.

Empat Tuntutan Nasabah

Sementara itu, puluhan nasabah yang bergabung dalam Perkumpulan Pemegang Polis Wanaartha (P3W) menyambangi Kantor Pusat Wanaartha Life. Kunjungan tersebut dalam rangka mendesak manajemen perseroan segera membayarkan tunggakan klaim manfaat dan klaim jatuh tempo.

Berdasarkan pantauan Investor Daily, setidaknya sebanyak 30 nasabah telah berkumpul di depan Kantor Pusat Wanaartha Life di Jl. Mampang No. 76, Jakarta Selatan sejak pukul 9.30 WIB. Beberapa saat kemudian, beberapa perwakilan nasabah diterima manajemen Wanaartha Life untuk menyampaikan maksud kedatangannya.

Dalam hal ini, para pemegang polis mengusung sejumlah tuntutan kepada Wanaartha Life. Pertama, menuntut pencairan dana pemegang polis yang sudah jatuh tempo, baik manfaat yang tertunda sejak Maret 2020 maupun pokok polis yang telah jatuh tempo pada Februari 2020.

Kedua, melakukan klarifikasi ke Kejaksaan Agung (Kejagung) bahwa dana yang disita merupakan milik nasabah. Karena saat pemaparan pada rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR RI, Jampidsus Ali Mukartono mengatakan, manajemen Wanaartha Life tidak pernah menyampaikan klarifikasi bahwa penyitaan oleh Kejagung merupakan dana milik nasabah, bukan hasil korupsi.

Kalaupun ada indikasi penyitaan dana merupakan hasil korupsi, maka hal itu dinilai merupakan tanggungjawab Wanaartha Life. Dalam hal ini, pihak Kejagung pun mengundang Wanaartha untuk dapat hadir dan memberi klarifikasi, diikuti pemaparan secara terbuka kepada media.

Tuntutan ketiga, meminta dengan segera penambahan modal dilakukan sesuai dengan anjuran dari OJK untuk menyehatkan perusahaan dan menghindari perusahaan dari potensi gagal bayar. Dan tuntutan keempat yakni meminta penjelasan tentang yang terjadi di Wanaartha Life secara konkret, faktual, jujur dan transparan.

Dewan Penasehat P3W Rudiansyah Moestafa menyampaikan, para pemegang polis sudah cukup lama diminta bersabar dengan dalih rekening efek disita. Namun pihak Wanaartha tidak memikirkan bahwa saat ini para pemegang polis menemui banyak kesulitan, apalagi di tengah pandemi Covid-19.

"Sekarang saatnya Wanaartha Life yang bergerak dan merespon tuntutan kami," ucap di saat ditemui di sela-sela mediasi pemegang polis dengan Manajemen Wanaartha Life, Rabu (9/9).

Editor : Nurjoni (nurjoni@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN