Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Angus Deaton Peraih Hadiah Nobel Bidang Ekonomi

Selasa, 13 Oktober 2015 | 10:50 WIB
ah

STOCKHOLM The Royal Swedish Academy of Sciences menganugerahkan penghargaan Hadiah Nobel dalam Ilmu Ekonomi kepada ekonom Angus Deaton dari Princeton University, Amerika Serikat (AS), atas analisisnya tentang konsumsi, kemiskinan dan kesejahteraan, pada Senin (12/10).


Peraih Hadiah Nobel ini berhak mendapat hadiah uang sekitar 8 juta kronor atau setara 860.000 euro, US$ 950.000 dan Deaton akan menerima hadiah tersebut pada sebuah upacara di Stockholm, pada 10 Desember 2015 atau di hari ulang tahun mendiang pencipta Hadiah Nobel, ilmuwan Swedia dan dermawan Alfred Nobel.


Menurut komite The Royal Swedish Academy of Sciences, dengan menekankan hubungan antara keputusan konsumsi individual dan hasil untuk perekonomian keseluruhan maka karyanya telah membantu mengubah mikroekonomi modern, makroekonomi dan ekonomi pembangunan.


“Untuk merancang kebijakan ekonomi yang mempromosikan kesejahteraan dan mengurangi kemiskinan, pertama-tama kita harus memahami pilihan konsumsi individu. Lebih dari orang lain dan Angus Deaton telah meningkatkan pemahaman ini,” ujarnya.


Penelitiannya menunjukkan kecerdasan bahwa dengan menggunakan data rumah tangga bisa menjelaskan isu-isu seperti hubungan antara pendapatan dan asupan kalori, serta tingkat diskriminasi gender dengan keluarga.


“Deaton fokus pada survei rumah tangga yang telah membantu mengubah ekonomi pembangunan dari bidang teori berdasarkan data agregat untuk bidang empiris berdasarkan data individu rinci,” jelas Akademi.


Deaton sendiri optimistis tentang kemajuan ekonomi di dunia. Dalam bukunya The Great Escape pada 2013, dia menguraikan bagaimana kesejahteraan manusia secara keseluruhan – khususnya tentang umur panjang dan kemakmuran – telah meningkat dari waktu ke waktu.


Melalui konferensi pers video, Deaton mengatakan kepada wartawan bahwa dia yakin kemiskinan akan terus turun. “Saya meramalkan ada penurunan. Saya pikir kami sudah mengalami penurunan luar biasa pada 20-30 tahun terakhir. Saya berharap itu akan terus terjadi,” ujarnya. Namun dia mengutip laporan Bank Dunia yang mencatat bahwa masih ada 700 juta orang yang sangat miskin sehingga kita belum keluar dari kesulitan.


Menurut Deaton dengan berkurangnya angka kemiskinan akan menyelesaikan krisis pengungsi saat ini. “Apa yang kita lihat dari hasil ratusan tahun pembangunan tak merata yang menyebabkan sebagian dunia tertinggal.

Pengentasan kemiskinan di negara-negara miskin akan menyelesaikan masalah tapi tidak dalam jangka pendek,” urai dia.


Deaton dianugerahi tiga prestasi terkait: untuk pengembangan dengan rekannya John Muellbauer sekitar 1980, yakni sebuah sistem untuk memperkirakan permintaan barang-barang berbeda; studi tentang hubungan antara konsumsi dan pendapatan yang dia lakukan sekitar 1990; dan karya dia yang dilakukan beberapa puluh tahun kemudian tentang mengukur standar hidup dan kemiskinan di negara-negara berkembang dengan bantuan survei-survei rumah tangga.


Pria berusia 69 tahun ini lahir di Edinburgh dan sudah menjadi profesor bidang ekonomi dan internasional di Princeton University, AS sejak 1983. Pemberian Hadiah Nobel bidang ekonomi ini sebagai penutup musim anugerah Nobel tahun ini. (afp/pya)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN