Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Menlu Retno Tekankan Kemitraan Saling Menguntungkan RI-AS

Jumat, 5 Mei 2017 | 11:14 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

JAKARTA- Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat melakukan kunjungan kehormatan kepada Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence di Washington DC, Kamis (4/5) menekankan kemitraan antara Indonesia dan AS yang saling menguntungkan.

"Indonesia siap perluas dan perkuat kerja sama yang saling menguntungkan dengan Amerika Serikat di berbagai bidang," kata Menlu Retno Marsudi dalam keterangan pers Kementerian Luar Negeri RI yang diterima Antara di Jakarta, Jumat.

Kunjungan kehormatan Menlu RI kepada Wakil Presiden AS dilakukan guna menindaklanjuti hasil kunjungan Wapres Pence ke Jakarta pada 20-21 April lalu.

Dalam kunjungan tersebut, salah satu hal penting yang menjadi komitmen tindak lanjut pertemuan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Pence adalah penjajakan mekanisme bilateral dalam bidang perdagangan dan investasi yang saling menguntungkan bagi Indonesia dan Amerika Serikat.

"Hubungan perdagangan Indonesia dan Amerika Serikat bersifat saling melengkapi sehingga potensi pengembangan kerja sama perdagangan di antara kedua negara sangat terbuka lebar," ujar Menlu Retno.

Bagi Indonesia, Amerika Serikat adalah salah satu pangsa pasar terbesar bagi produk ekspor Indonesia dengan nilai US$ 15,68 miliar pada 2016.

Sementara itu, Indonesia dengan 250 juta penduduk dan jumlah kelas menengah yang terus bertambah adalah pasar besar bagi produk Amerika.

Amerika Serikat merupakan mitra dagang Indonesia terbesar ke-4. Pada 2016, nilai perdagangan bilateral RI-AS tercatat sebesar US$ 23,4 miliar.

Selain itu, nilai investasi asing, dari Amerika Serikat adalah terbesar ke-6 di Indonesia, dengan nilai investasi US$ 1,16 miliar yang tersebar dalam 540 proyek pada 2016.

Terkait perkembangan di kawasan, Menlu RI dan Wapres AS membahas mengenai situasi di semenanjung Korea yang sedang memanas.

Menlu RI menilai bahwa Amerika Serikat harus terus memberikan kontribusi konstruktif bagi upaya untuk menjaga stabilitas dan keamanan di kawasan mengingat situasi terkini yang berkembang di Semenanjung Korea.

"Tidak ada negara yang diuntungkan jika konflik terjadi di kawasan kita. Tidak ada pilihan lain bagi semua negara kecuali harus menahan diri dan tidak melakukan tindakan provokasi sekecil apapun," ucap Menlu Retno. (gor)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN