Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Lapangan Kerja Baru Non-pertanian Bertambah

Senin, 4 September 2017 | 15:03 WIB

Hasilnya adalah lapangan kerja baru non-pertanian di AS bertambah 156.000 sepanjang Agustus 2017 atau di bawah ekspektasi kalangan ekonom yang disurvei Reuters, yakni sebanyak 180.000. Departemen Tenaga Kerja AS juga melaporkan bahwa tingkat pengangguran naik sepersepuluh poin menjadi 4,4% dan upah naik tipis, sehingga dolar AS sempat turun.



Namun dolar AS bergerak menguat di akhir perdagangan pekan lalu, ditandai pelemahan euro sebesar 0,4% di level US$ 1,1866 setelah sempat menyentuh level US$ 1,1979. Sedangkan indeks dolar AS menguat 0,1% menjadi 92,801 setelah sempat turun 0,5%.



Jika pasar menurunkan prospek kenaikan suku bunga pada Desember karena data terbaru ini, kemungkinan terlalu prematur,” ujar Thierry Albert Wizman, kepala strategi valas dan suku bunga global dari Macquarie Ltd di New York.



Tapi, Nomura menyatakan kenaikan dolar AS saat ini hanya sementara dan trennya masih turun karena beberapa faktor, termasuk lemahnya kebijakan nilai tukar pemerintahan Trump.



Dalam beberapa hari terakhir nilai tukar dolar AS memulih, tapi kami tetap percaya trennya secara umum adalah menurun. Pelemahan dolar sejauh ini di 2017 tidak hanya disebabkan penurunan imbal hasil obligasi AS. Kami masih perkirakan pemerintahan Trump memburu kebijakan dolar lemah dan risiko-risiko politik AS akan terus membebani dolar AS,” kata Nomura, dalam komentar akhir pekan lalu dan tampak terkait dengan komentar terbaru Mnuchin mengenai dolar AS. (afp/berbagai sumber)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN