Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Investor Daily

Investor Daily

Indonesia Raih 2 Perak Olimpiade Astronomi

Selasa, 6 September 2011 | 11:54 WIB
Antara

SURABAYA - Tim siswa SMA Indonesia berhasil meraih dua medali perak dan satu medali perunggu dalam ajang "International Olympiad on Astronomy and Astrophysics" (IOAA) ke-5 atau Olimpiade Astronomi Internasional ke-5 di Katowice dan Krakow, Polandia.

Staf khusus Mendiknas Sukemi dalam keterangan pers yang diterima Antara di Surabaya, Selasa, menjelaskan dua medali perak diraih oleh Ko Matias Adrian dari SMA Negeri 5 Bekasi, dan Raymond Djajalaksana dari SMAK Penabur, Jakarta.

"Satu medali perunggu diraih oleh M Wildan Ghafari dari SMA Semesta, Semarang," katanya saat menghadiri penyambutan tim yang datang dari Polandia pada Senin (5/9) malam.

Kedatangan tim itu disambut Kasubdit Peserta Didik dan Kelembagaan Direktorat PSMA, Ditjen Pendidikan Menengah, Mukhlis Catio, di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta.

"Olimpiade itu diikuti 29 tim dari 26 negara dengan jumlah peserta sebanyak 134 siswa SMA, sedangkan Indonesia mengirimkan lima siswa SMA dari Bekasi, Jakarta, Semarang, Gresik, dan Surabaya," katanya.

Kelima siswa SMA adalah Ko Matias Adrian (SMA Negeri 5 Bekasi), Raymond Djajalaksana (SMAK IPEKA Sunter Jakarta), M Wildan Ghafari (SMA Semesta, Semarang), Miftahul Hilmi (SMA Negeri 1 Gresik), dan James Lim (SMAK Petra Surabaya).

"Mereka didampingi dua tim leader dari ITB yakni Dr Hakim L Malasan dan Dr Mohammad Ikbal," katanya.

Selain prestasi dua perak dan satu perunggu, Indonesia atas nama Dr Chatief Kunjaya terpilih sebagai Presiden IOAA untuk periode 2012-2016, sedang Sekjen IOAA yang ditunjuk adalah Dr Grzegorz Stachowski dari Polandia.

Dalam kesempatan itu, Mukhlis Catio berharap dipercayanya Indonesia sebagai presiden IOAA akan berdampak pada perkembangan astronomi dan astrofisika di Indonesia.

"Selain itu, kami juga berharap penunjukan itu bisa meningkatkan prestasi di ajang IOAA, karena tugas Presiden IOAA antara lain, membuat dan mengumpulkan soal-soal untuk olimpiade serupa," katanya. (*)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN