Menu
Sign in
@ Contact
Search
Juru bicara Dana Moneter Internasional (IMF) Gerry Rice. ( Foto: imf.org )

Juru bicara Dana Moneter Internasional (IMF) Gerry Rice. ( Foto: imf.org )

IMF: Prospek Ekonomi Global Membaik

Jumat, 25 September 2020 | 07:07 WIB
Iwan Subarkah Nurdiawan (subarkah_nurdiawan@investor.co.id)

WASHINGTON, investor.id – Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) pada Kamis (24/9) menyatakan bahwa prospek ekonomi global lebih baik dibandingkan prediksinya pada Juni 2020. Hal ini mengisyaratkan IMF akan menaikkan proyeksi baru terhadap ekonomi dunia, saat merilisnya pada bulan depan.

“Data-data terbaru yang masuk menunjukkan bahwa prospek ke depan tidak lah seburuk pada saat kami memperbarui (Prospek Ekonomi Dunia) pada 24 Juni, yang mana sebagian ekonomi global mulai memulih,” kata juru bicara IMF Gerry Rice, di Washington, AS, seperti dikutip AFP.

Walau begitu, ia mengingatkan bahwa prospek tersebut tetap diiringi tantangan sangat berat. Pasar berkembang selain Tiongkok, tambah Rice, dihadapkan pada situasi buruk karena krisis virus corona Covid-19.

Ia juga mengatakan, IMF berusaha keras mendorong kelompok negara G-20 untuk memperpanjang inisiatif penangguhan pembayaran pokok utang oleh negara-negara termiskin dunia, setelah akhir tahun ini.

IMF juga, lanjut Rice, meminta bank-bank swasta untuk ikut serta dalam inisiatif keringanan utang, yang disepakati oleh para pemimpin G-20 pada April 2020 tersebut. IMF tetap mengkhawatirkan tingginya utang negara-negara di seluruh dunia.

Data Terbaru

Sementara itu, data ekonomi terbaru yang masuk pada Kamis antara lain klaim tunjangan pengangguran di AS pekan lalu naik tipis menjadi 870.000. Hal ini menepiskan harapan bahwa gelombang PHK yang dipicu krisis Covid-19 akan terus berkurang.

Klaim yang masuk pada pekan yang berakhir 19 September 2020 mencapai 4.000 lebih banyak dibandingkan pekan sebelumnya. Hal ini menandakan ekonomi AS masih dilanda kesulitan dalam menjalani pemulihan dari dampak-dampak yang ditimbulkan oleh pandemi Covid-19.

Penutupan sektor usaha untuk meredam penyebaran Covid-19 menyebabkan lonjakan kail pengangguran hingga lebih dari 6,8 juta pada akhir Maret 2020. Namun sejak itu mulai turun drastis karena sejumlah negara bagian mulai melonggarkan kebijakan-kebijakan pembatasan. Walau belakangan jumlah kasus baru Covid-19 meningkat.

Dari Jerman dilaporkan bahwa kepercayaan bisnis menguat lagi pada September 2020. Barometer bulanan yang dirilis institut Ifo pada Kamis menunjukkan angka 93,4. Dibandingkan 92,5 pada Agustus 2020. Berarti sentimen bisnis di Jerman sudah lima bulan berturut-turut membaik.

“Ekonomi Jerman stabil walaupun jumlah kasus baru infeksi (Covid-19) meningkat,” kata Presiden Ifo Clemens Fuest. 


 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com