Menu
Sign in
@ Contact
Search
Mobil sedang listrik model Han buatan BYD, produsen baterai sekaligus kendaraan listrik dari Tiongkok. ( Foto: paultan.org )

Mobil sedang listrik model Han buatan BYD, produsen baterai sekaligus kendaraan listrik dari Tiongkok. ( Foto: paultan.org )

Permintaan Sedan Listrik Mewah di Tiongkok Meningkat

Kamis, 1 Oktober 2020 | 07:17 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

BEIJING, investor.id – Permintaan mobil sedan listrik mewah di Tiongkok sedang meningkat. Menurut produsen mobil Tiongkok, BYD – yang didukung oleh miliarder Warren Buffett – pesanan sedan untuk model Han telah mencapai 40.000 unit hanya dalam waktu dua bulan.

Kehadiran mobil sedan mewah tersebut diumumkan pada 12 Juli 2020 dan awalnya akan dijual di Tiongkok. Menurut BYD, di sela pameran otomotif Beijing Auto Show akhir pekan lalu, sebanyak 40.000 unit kendaraan telah dikirim pada Agustus 2020.

Sedan baru model Han disebut memiliki daya jelajah hingga 605 kilometer (km) sekali isi baterai penuh dengan kisaran harga mulai dari 229.800 yuan hingga 279.500 yuan, atau sekitar US$ 33.000 hingga sekitar US$ 40.000. Selain itu, BYD juga menjual versi hybrid plug-in dengan harga lebih murah, yakni 219.800 yuan.

Kisaran harga tersebut sedikit lebih rendah dibandingkan dengan sedan Tesla Model 3 yang dirakit di Tiongkok. Perusahaan milik Elon Musk itu tidak memecahkan penjualan unit kendaraan di Tiongkok, meskipun hampir seperempat pendapatannya pada kuartal II berasal dari Negeri Tirai Bambu. Tesla mengungkapkan bahwa dalam tiga bulan yang berakhir pada 30 Juni 2020, pihaknya telah mengirimkan lebih dari 90.000 kendaraan ke seluruh dunia.

Saat ini, bisnis mobil dan produk-produk terkait menyumbang sekitar separuh dari pendapatan BYD. Perusahaan ini juga merupakan salah satu produsen aki kendaraan listrik utama di Tiongkok. Dan memiliki usaha patungan dengan Toyota. Saham BYD yang terdaftar di Hong Kong telah melonjak lebih dari 200% sepanjang tahun ini dan mencapai rekor tertinggi pada Rabu (30/9).

Di sisi lain, perusahaan rintisan mobil listrik lainnya asal Tiongkok, Xpeng, yang baru terdaftar di bursa New York bulan lalu, pada akhir pekan lalu menyatakan bahwa permintaan untuk sedan mewah model P7-nya meningkat. Harga saham Xpeng naik 25% sejak penawaran umum perdana (IPO).

Xpeng mengatakan, sedan P7 produksinya dijual dengan kisaran harga 229.900 yuan hingga 349.900 yuan setelah disubsidi. Model P7 diklaim mempunyai jangkauan terpanjang dari semua mobil listrik yang dijual di Tiongkok pada jarak 706 km.

“Dalam waktu dekat kami akan fokus untuk membangun momentum di P7. Kami terus memiliki ekspektasi yang kuat bahwa P7 akan tumbuh dalam beberapa bulan mendatang hingga tahun depan. Dan tahun depan depan kami benar-benar akan meluncurkan kendaraan ketiga kami, yang akan segera diluncurkan. Dan itu juga akan menjadi katalisator kami untuk pertumbuhan,” ujar Brian Gu, wakil chairman dan presiden Xpeng, dalam wawancara dengan CNBC di sela-sela Beijing Auto Show, Sabtu (26/9).

Gu juga memprediksi bahwa Xpeng akan meraih keuntungan dalam beberapa tahun. Namun dia enggan memberikan penjelasan lebih lanjut. Xpeng telah meluncurkan P7 di pameran mobil Shanghai pada April 2019 dan mulai pengiriman pada Juni 2020.

Perusahaan rintisan kendaraan listrik lain, Nio yang menargetkan pasar premium, pun ikut memamerkan sedan prototipe di pameran mobil Shanghai tahun lalu sebelum mengalami kesulitan keuangan sementara hampir sepanjang 2019. 


 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com