Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pemandangan resor ski Davos menjelang pertemuan tahunan World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, pada 19 Januari 2020. ( Foto: Fabrice COFFRINI / AFP )

Pemandangan resor ski Davos menjelang pertemuan tahunan World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, pada 19 Januari 2020. ( Foto: Fabrice COFFRINI / AFP )

Davos 2021 Digelar 18-21 Mei di Lucerne

Kamis, 8 Oktober 2020 | 08:36 WIB
Iwan Subarkah Nurdiawan (subarkah_nurdiawan@investor.co.id)

JENEWA, investor.id – World Economic Forum (WEF) pada Rabu (7/10) mengumumkan bahwa pertemuan puncak para pemimpin ekonomi, bisnis, politik, dan masyarakat sipil dunia di Davos, yang biasanya di awal tahun, untuk 2021 akan digelar pada 18-21 Mei dan dipindahkan ke kota Lucerne, masih di Swiss.

Pertemuan itu akan mengambil tema utama Penyesuaian Besar karena krisis virus corona Covid-19. Biasanya para pemimpin tersebut bertemu pada Januari di resor ski Davos di kaki Pegunungan Alpen Swiss.

Gelaran tahun depan ditangguhkan karena pandemi Covid-19. Dan kemudian ditetapkan di resor Burgenstock yang mengarah ke Danau Lucerne dan berjarak 125 km dari Davos.

“Petemuan akan berlangsung sepanjang seluruh persyaratan terpenuhi untuk menjamin kesehatan dan keselamatan para partisipan dan panitia tuan rumah. Pertemuan akan fokus pada solusi-solusi yang dibutuhkan untuk mengatasi tantangan-tantangan terbesar dunia,” ujar Adrian Monck, juru bicara WEF, dalam pernyataannya, seperti dikutip AFP.

Para pemimpin dunia, tambah dia, akan datang untuk merancang jalur pemulihan bersama. Untuk merumuskan Penyesuaian Besar di era pasca-Covid-19. Demi membangun masyarakat yang lebih bersatu serta lestari.

Format Gabungan

WEF sebelumnya pada Juni 2020 mengumumkan bahwa pertemuan tahunan edisi ke-51 tersebut akan digelar dalam format gabungan. Kemudian pada Agustus 2020 menyatakan bahwa pertemuan ditangguhkan selama beberapa bulan, untuk menghindari risiko para partisipan terekspos terhadap Covid-19.

“Pertemuan puncak Lucerne akan menggabungkan elemen-elemen langsung dan virtual. Para partisipan akan terhubung ke jaringan 400 sentra di seluruh dunia dan menyatakan dialog dengan para tokoh perubahan muda global di WEF, untuk menjamin keterbukaan dan keterikutsertaan,” tutur Monck.

Pertemuan tahun depan akan diawali dengan pertemuan tingkat tinggi secara digital pada pekan 25 Januari 2021. Yang bertema Dialog-Dialog Davos dan yang mana para pemimpin global akan berbagi pandangan tentang situasi dunia pada 2021.

Pandemi Covid-19 sejauh ini telah menewaskan lebih dari 1,04 juta orang dan menginfeksi setidaknya 35,5 juta orang di seluruh dunia. Sejak muncul pertama kali di Tiongkok pada akhir tahun lalu.

Lebih Baik

Pandemi ini menyebabkan kejatuhan ekonomi dunia. Walau menyebutkan bahwa krisis ini masih jauh dari usai, Dana Moneter Internasional (IMF) pada Selasa (6/10) menyatakan bahwa dampaknya tidak seburuk perkiraan sebelumnya, antara lain karena gelontoran dan stimulus dari pemerintah di seluruh dunia.

Organisasi Perdagangan Dunia atau World Trade Organization (WTO) juga merevisi naik proyeksi perdagangan global tahun ini. Yakni menjadi kontraksi 9,2% dari sebelumnya 12,9% yang disebutkan sudah merupakan skenario optimistis.

Tapi, tambah WTO, perdagangan global diperkirakan tumbuh hanya 7,2% tahun depan, dari estimasinya sebesar 21,3%.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN