Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Foto yang diambil pada 8 Agustus 2020 memperlihatkan seorang relawan Fabiana Souza mendapatkan suntikan vaksin virus corona Covid-19 yang diproduksi oleh perusahaan Tiongkok, Sinovac Biotech di Rumah Sakit Sao Lucas, di Porto Alegre, Brasil selatan. ( Foto ilustrasi: SILVIO AVILA / AFP )

Foto yang diambil pada 8 Agustus 2020 memperlihatkan seorang relawan Fabiana Souza mendapatkan suntikan vaksin virus corona Covid-19 yang diproduksi oleh perusahaan Tiongkok, Sinovac Biotech di Rumah Sakit Sao Lucas, di Porto Alegre, Brasil selatan. ( Foto ilustrasi: SILVIO AVILA / AFP )

Covid-19 Dunia: 52.416.475 terinfeksi, 1.288.776 Meninggal, 36.662.555 Sembuh

Kamis, 12 November 2020 | 08:13 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id -  Asa umat manusia di seluruh dunia kini selangkah lebih dekat untuk mengalahkan pandemi terburuk dalam satu abad dan kembali ke kehidupan normal menyusul kabar terakhir terkait vaksin.

Senin (9/11), raksasa produsen farmasi Pfizer dan mitranya dari Jerman, BioNTech mengumumkan bahwa kandidat vaksin yang mereka kembangkan 90% efektif dalam mencegah infeksi Covid-19.

Vaksin tersebut dipandang sebagai harapan terbaik untuk memutus siklus lonjakan virus yang mematikan, yang menyebabkan kehancuran ekonomi global.

Orang-orang berjalan di dekat kantor pusat produsen farmasi Pfizer di New York, Amerika Serikat (AS) pada 9 November 2020. ( Foto: KENA BETANCUR / AFP )
Orang-orang berjalan di dekat kantor pusat produsen farmasi Pfizer di New York, Amerika Serikat (AS) pada 9 November 2020. ( Foto: KENA BETANCUR / AFP )

Pasalnya, second wave atau gelombang kedua pandemi Covid-19 di Amerika Serikat dan beberapa Negara Eropa mempercepat penambahan kasus positif corona global.

Penambahan satu juta kasus positif secara global kini hanya dalam hitungan hari. Sumbangan penambahan kasus positif Covid-19 terbanyak datang dari AS dan sejumlah Negara Eropa. AS dalam sehari bahkan menembus 100 ribu-an. Penambahan yang masif ini boleh jadi merupakan efek kerumunan terkait Pilpres AS.

Demikian pula penambahan kasus per hari di Negara-negara di Eropa mencapai puluhan ribu, seperti di Prancis, Italia, Polandia, Inggris Raya, dan Jerman.

Selain AS, India, dan Brasil sebagai tiga negara peringkat teratas per tanggal 11 November 2020 masih melonjak tajam.

Orang-orang melakukan perayaan di Times Square di New York, Amerika Serikat (AS) setelah Joe Biden dinyatakan sebagai pemenang pemilihan presiden (pilpres) 2020, pada 7 November 2020. ( Foto: KENA BETANCUR  / AFP )
Orang-orang melakukan perayaan di Times Square di New York, Amerika Serikat (AS) setelah Joe Biden dinyatakan sebagai pemenang pemilihan presiden (pilpres) 2020, pada 7 November 2020. ( Foto: KENA BETANCUR / AFP )

Sang jawara AS menambah 137.697 kasus baru dan 1.360 kematian. Peringkat kedua, India menambah 48.285 kasus baru dan 549 kematian.

Brasil di peringkat ke-3 melaporkan 47.724 kasus baru dan 564 kematian.

Berdasarkan data terakhir yang dirilis worldometers.info, Kamis (12/11/2020) pukul 00.33 GMT atau pukul 07.33 WIB, kasus positif Covid-19 secara global mencapai 52.416.475 orang.

Sedangkan jumlah kematian tercatat sebanyak 1.288.776 orang, dan jumlah pasien sembuh mencapai 36.662.555 kasus.

Coronavirus disease (Covid-19) telah menjangkiti 215 negara dan wilayah di seluruh dunia.

Adapun kasus aktif saat ini mencapai 14.465.144 pasien terinfeksi, dengan 14.370.405 pasien di antaranya atau sebanyak 99% kini berangsur membaik atau dalam kondisi ringan, dan 94.739 pasien atau “hanya” 1% memburuk atau kritis.

Sementara kasus yang sudah ditutup atau selesai mencapai 37.951.331, sebanyak 36.662.555 pasien atau 97% berhasil dipulihkan dan bisa kembali ke rumah masing-masing, dan sebanyak 1.288.776 pasien atau 3% meninggal.

Berikut update penambahan kasus baru (di atas 3.000) sejumlah Negara per 11 November 2020 (GMT):

Amerika Serikat: 137.697 kasus baru dan 1.360 kematian baru   

India: 48.285 kasus baru dan 549 kematian baru  

Brasil: 47.724 kasus baru dan 564 kematian baru  

Prancis: 35.879 kasus baru dan 328 kematian baru  

Italia: 32.961 kasus baru dan 623 kematian baru  

Polandia: 25.221 kasus baru dan 430 kematian baru  

Inggris Raya: 22.950 kasus baru dan 595 kematian baru  

Jerman: 20.536 kasus baru dan 222 kematian baru  

Rusia: 19.851 kasus baru dan 432 kematian baru  

Lima peringkat teratas kasus Covid-19 global per 12 November 2020. Sumber: worldometers.info
Lima peringkat teratas kasus Covid-19 global per 12 November 2020. Sumber: worldometers.info

Spanyol: 19.096 kasus baru dan 349 kematian baru  

Iran: 11.780 kasus baru dan 462 kematian baru  

Argentina:10.880 kasus baru dan 348 kematian baru  

Ukraina: 10.611 kasus baru dan 191 kematian baru  

Rumania: 9.799 kasus baru dan 203 kematian baru  

Czechia: 8.925 kasus baru dan 247 kematian baru  

Kolombia : 8.651 kasus baru dan 164 kematian baru  

Yordania : 5.419 kasus baru dan 81 kematian baru  

Swiss: 8.270 kasus baru dan 100 kematian baru  

Austria: 7.514 kasus baru dan 65 kematian baru  

Meksiko: 5.746 kasus baru dan 617 kematian baru  

Maroko: 5.461 kasus baru dan 81 kematian baru  

Belanda: 5.407 kasus baru dan 74 kematian baru  

Portugal: 4.935 kasus baru dan 82 kematian baru  

Belgia: 4.293 kasus baru dan 345 kematian baru  

Kanada: 4.024 kasus baru dan 53 kematian baru  

Hongaria: 3.945 kasus baru dan 101 kematian baru  

Bulgaria: 3.945 kasus baru dan 47 kematian baru  

Simulasi pemberian vaksin Covid-19 di Depok. Foto: SP/Joanito De Saojoao
Simulasi pemberian vaksin Covid-19 di Depok. Foto: SP/Joanito De Saojoao

Indonesia: 3.770 kasus baru dan 75 kematian baru  

Serbia: 3.536 kasus baru dan 21 kematian baru  

Irak: 3.198 kasus baru dan 50 kematian baru  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : worldometers.info

BAGIKAN