Pasar Asia Tenggara untuk Jangka Menengah
SINGAPURA, investor.id – Firma perbankan Amerika Serikat (AS), JPMorgan menyatakan bahwa para investor kemungkinan agak menghindari pasar Asia Tenggara. Tetapi masih ada peluang untuk kawasan ini dalam jangka menengah.
“Kami telah meningkatkan Indonesia dan Thailand dengan alasan penempatan para investor di pasar-pasar teramat sedikit. Kami mengincar peluang di lebih dari US$ 650 miliar aliran aset ke pasar berkembang. Di Asean, untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun para investor kurang berinvestasi di pasar Asean. Tapi kami melihat peluang signifikan untuk jangka menengah, khususnya di Asean,” ujar James Sullivan, kepala peneliti ekuitas JPMorgan Asia di luar Jepang kepada CNBC, Kamis (26/11).
Sejauh ini pada 2020, sebagian besar pasar di Asia Tenggara berada di antara yang memiliki kinerja buruk terbuuruk. Pasalnya, berbagai negara di kawasan itu diketahui sedang berjuang untuk mengatasi pandemi virus corona Covid-19 atau bergulat dengan hilangnya dolar yang diperoleh dari industri pariwisata penting akibat penerapan aturan pembatasan perjalanan internasional.
Menurut laporan, pada penutupan transaksi perdagangan Rabu (25/11), indeks komposit SET di Thailand telah merosot lebih dari 10% year to date. Sementara itu, indeks komposit Indonesia turun 9%.
Sullivan mengatakan, para pelaku pasar terbaik di Asia tahun ini umumnya negara-negara yang didorong oleh manufaktur di Asia Utara yang terlihat positif dalam jangka panjang.
“Dari perspektif ekonomi global, apa yang kami lihat sebenarnya adalah pemulihan dua tahap atau dua kecepatan. Ini karena data terus menunjukkan sektor jasa yang masih sangat terbatas secara global, sementara manufaktur telah kembali dengan sangat baik. Kami mencari kinerja yang lebih baik dari keseluruhan basis ekonomi Tiongkok dan beberapa pasar Asia Utara. Dalam jangka panjang, kami masih melihat ekonomi yang digerakkan oleh manufaktur di Tiongkok dan Asia Utara terlihat sangat baik,” demikian penjelasan Sullivan.
Editor: Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)
Dapatkan info hot pilihan seputar ekonomi, keuangan, dan pasar modal dengan bergabung di channel Telegram "Official Investor.ID". Lebih praktis, cepat, dan interaktif. Caranya klik link https://t.me/+oCMJPFzpWeg0OGZl, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Baca Berita Lainnya di GOOGLE NEWS
Berita Terkait
Berita Terkini
IHSG Dibuka Menguat, Lima Saham Melejit
IHSG hari ini dibuka menguat 0,31%. Di awal perdagangan, Lima saham melejit.Bank Jago (ARTO) masih Pilihan Teratas, Target Sahamnya Ini
Saham Bank Jago (ARTO) masih menjadi pilihan teratas dengan target harga sahamnya berikut iniBRI Danareksa Sekuritas: IHSG masih Tren Naik, Cermati 3 Saham Berikut
IHSG berpotensi menguat didukung tren bullish masih berlanjut dengan tiga saham ini layak dipantau sepanjang hari ini.Ajaib Sekuritas: IHSG Mixed, Cermati Kisi-kisi Cuan MAPI, MEDC dan MYOR
Ajaib Sekuritas memprediksi IHSG hari ini mixed. Perusahaan efek ini merekomendasikan cermati kisi-kisi cuan MAPI, MEDC dan MYOR.Produksi Minyak Global Dipangkas, Saham Medco (MEDC) dan Wintermar (WINS) Jadi Perhatian
Harga saham MEDC dan WINS layak dipertimbangkan atas pemangakasan produksi minyak global. Begini analisanyaSaham Pilihan untuk Trading 7 Agustus dan Target Harganya
IHSG hari ini berpeluang melemah terbatas. Untuk itu, simak saham-saham pilihan untuk trading 7 Agustus dan target harganya.Tag Terpopuler
Terpopuler






