Menu
Sign in
@ Contact
Search
Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden. ( Foto: Chandan Khanna / AFP )

Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden. ( Foto: Chandan Khanna / AFP )

Biden akan Pertahankan Kebijakan Tarif Tiongkok

Kamis, 3 Desember 2020 | 06:40 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

WASHINGTON, investor.id – Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden berencana mempertahankan kebijakan tarif perang dagang Donald Trump terhadap Tiongkok untuk sementara waktu, saat ia mulai menjabat di Gedung Putih pada Januari 2021. Para analis memperkirakan, pemerintahan Biden juga mempertahankan sikap keras kepada Negeri Tirai Bambu itu.

“Saya tidak akan segera mengambil tindakan dan hal yang sama berlaku untuk tarif. Saya tidak akan berprasangka dengan pilihan saya,” ujar Biden dalam wawancara dengan surat kabar New York Times (NYT) yang dirilis Rabu (2/12) waktu setempat, yang dikutip AFP.

Dalam wawancara via telepon dengan Thomas Friedman dari NYT, Biden bermaksud untuk terlebih dahulu meninjau perjanjian AS-Tiongkok yang ada. Lalu mengembangkan strategi yang koheren dengan sekutu-sekutu lama di Eropa dan Asia.

“Strategi Tiongkok terbaik, saya pikir adalah strategi yang membuat semua dari kita atau setidaknya apa yang dahulu menjadi sekutu kita di halaman yang sama. Ini akan menjadi prioritas utama bagi saya di pekan-pekan kepresidenan saya untuk mencoba membawa kita kembali ke halaman yang sama dengan para sekutu kita,” kata Biden seperti dilansir CNBC.

Biden menjelaskan bahwa prioritas utamanya adalah meloloskan paket stimulus fiskal lain. Hal ini sejalan dengan ekspektasinya untuk fokus pada penanganan masalah domestik. Tetapi dia juga mengatakan ingin membangun konsensus bipartisan di dalam negeri sebagai upaya membangun pengaruh atas Tiongkok.

“Saya ingin memastikan kita akan berjuang mati-matian dengan berinvestasi di Amerika terlebih dahulu. Saya tidak akan membuat perjanjian perdagangan baru dengan siapa pun sampai kita telah melakukan investasi besar di sini, di dalam negeri, di lapangan pekerjaan kita, dan dalam pendidikan,” ujar Biden.

Ia mengacu pada penelitian di bidang energi, bioteknologi, dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) sebagai bidang yang dapat memanfaatkan banyak investasi pemerintah.

Aliansi AS

Sejak memenangkan pemilihan presiden (pilres) bulan lalu, Biden telah mengisyaratkan kebijakan perdagangan yang akan memperbaiki aliansi AS dengan Eropa dan Asia-Pasifik.

Dia mengatakan bahwa Amerika Serikat harus bergabung dengan negara-negara demokrasi dunia lainnya untuk menghadirkan front persatuan dalam kebijakan perdagangan global sebagai penyeimbang Tiongkok. Bahkan selama debat pilpres pada Februari, Biden telah menargetkan Tiongkok di beberapa bidang dan Presiden Xi Jinping.

“Ini adalah orang yang tidak memiliki tulang demokrasi di dalam tubuhnya. Ini adalah pria penjahat,” kata Biden saat itu.

Kampanye pilpres Biden juga mengungkit soal tindakan keras Pemerintah Tiongkok terhadap kaum minoritas Muslim Uighur di provinsi Xinjiang. Dia menuding aksi itu sebagai “genosida” yang bakan menimbulkan konsekuensi potensial di bawah hukum internasional.

Di sisi lain, perasaan dendam dan saling tudingan telah menentukan arah hubungan dua negara adidaya tersebut dalam empat tahun terakhir di bawah kepresidenan Trump. AS mengenakan biaya impor pada barang-barang Tiongkok senilai miliaran dolar.

Hubungan AS-Tiongkok dilaporkan memburuk di bawah Trump. Bahkan kedua negara berselisih tentang perdagangan dan teknologi dalam beberapa tahun terakhir, sehingga mengancam menggagalkan ekonomi global. Pertarungan tarif mereka baru terhenti ketika kedua belah pihak menandatangani kesepakatan perdagangan fase satu pada Januari, dan untuk sementara menghilangkan ancaman kenaikan tarif lebih lanjut.


 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com