Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Botol vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech yang berada di pusat kesehatan vaksinasi di Cardiff, South Wales, pada 8 Desember 2020. ( Foto: Justin Tallis / AFP / POOL )

Botol vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech yang berada di pusat kesehatan vaksinasi di Cardiff, South Wales, pada 8 Desember 2020. ( Foto: Justin Tallis / AFP / POOL )

Vaksinasi Covid di Saudi Dibuat Tiga Tahap

Rabu, 16 Desember 2020 | 06:35 WIB
Iwan Subarkah Nurdiawan (subarkah_nurdiawan@investor.co.id)

RIYADH, investor.id – Pemerintah Arab Saudi pada Selasa (15/12) mengumumkan bahwa program vaksinasi Covid-19 di negaranya akan dilakukan dalam tiga tahap. Pemerintah Saudi sekarang sudah mulai mendata warga negara dan warga negara asing, setelah sebelumnya menyetujui penggunaan vaksin Covid-19 buatan Pfizer-BioNTech.

Saudi Press Agency (SPA) melaporkan bahwa tahap pertama vaksinasi tersebut akan diberikan kepada orang berusia di atas 65 tahun dan mereka yang menderita penyakit kronis. Juga orang-orang yang berisiko tinggi terinfeksi Covid-19.

Untuk tahap kedua akan diberikan kepada warga berusia di atas 50 tahun. Sedangkan warga yang lainnya akan divaksinasi pada tahap ketiga.

SPA mengutip pernyataan dari Kementerian Kesehatan Saudi. Tapi tidak menyebutkan tanggal pelaksanaan untuk masing-masing tahapan. Dan berapa lama program vaksinasi ini akan berlangsung.

Arab Saudi saat ini berpenduduk lebih dari 34 juta jiwa. Kementerian Kesehatan Saudi membuka pendaftaran untuk vaksinasi Covid-19 lewat aplikasi online bernama Sehaty. Pemerintah Saudi menyatakan bahwa vaksin Covid-19 ini akan diberikan secara gratis kepada seluruh warga maupun penduduk.

Pekan lalu, Saudi menyetujui vaksin buatan raksasa farmasi Amerika Serikat (AS) Pfizer dan mitranya dari Jerman BioNTech. Saudi menjadi negara kedua di Teluk yang menyetujui penggunaan vaksin tersebut kepada umum. Yang pertama adalah Bahrain.

Inggris, Kanada, dan AS juga sudah menyetujui izin edar darurat vaksin tersebut dan masing-masing sudah meluncurkan program vaksinasinya. Sementara Yordania baru mengeluarkan lampu hijau bagi penggunaan vaksin tersebut pada Senin (14/12) malam waktu setempat.

Arab Saudi sejauh ini mencatatkan lebih dari 360.000 kasus positif Covid-19 dengan lebih dari 6.000 kematian. Angka-angka tersebut adalah yang tertinggi di Teluk. Tapi Saudi juga melaporkan tingginya tingkat kesembuhan pasien Covid-19.

Dimulainya program vaksinasi di Saudi ini terjadi saat sejumlah negara di Eropa mengumumkan kebijakan karantina baru akibat melonjaknya penularan Covid-19 pada musim dingin. Kondisi tersebut menunjukkan jalan masih panjang bagi dunia untuk dapat mengalahkan pandemi yang telah merenggut lebih dari 1,6 juta jiwa tersebut.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN