Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken. ( Foto: Manuel Balce Ceneta / POOL / AFP )

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken. ( Foto: Manuel Balce Ceneta / POOL / AFP )

Menhan dan Menlu AS Melawat ke Asia

Selasa, 16 Maret 2021 | 06:20 WIB
Grace Eldora (grace.eldora@beritasatumedia.com)

TOKYO, investor.id – Dua pejabat tinggi pemerintah Amerika Serikat (AS), yakni Menteri Pertahanan Amerika Serikat Lloyd Austin dan Menlu Antony Blinken memulai perjalanan luar negeri pertamanya ke Asia pada Senin (15/3). Keduanya akan mendatangi beberapa negara sekutu utama AS di Asia.

Kedua bepergian secara terpisah, tapi dijadwalkan bertemu di Jepang untuk lawatan pertama. Austin dan Blinken dijadwalkan mengadakan pembicaraan dengan menteri pertahanan Jepang serta Perdana Menteri (PM) Yoshihide Suga.

Keduanya kemudian akan melanjutkan kunjungan ke Korea Selatan (Korsel). Sebelum kemudian Austin pergi secara terpisah ke India. Sedangkan Blinken akan mengadakan pembicaraan di AS dengan para pejabat Tiongkok.

Pejabat tinggi pemerintahan Presiden Joe Biden pelan-pelan memulai perjalanan diplomatik. Lain dari pemerintahan AS yang biasanya sibuk untuk menandai pemerintahan baru. Tapi itu bukan tanpa tujuan, karena pemerintah AS hendak memberikan contoh tentang tidak disarankannya bepergian selama pandemi Covid-19.

Tetapi pemerintah AS juga telah menjelaskan keinginan untuk mengatur ulang hubungan AS dengan seluruh dunia. Terutama dengan sekutu-sekutu tradisional.

Dalam sebuah opini bersama di Washington Post pada Senin, Austin dan Blinken mengatakan akan mempertimbangkan revitalisasi hubungan dengan para kolega dan mitra.

Kunjungan tersebut juga akan menampilkan fron persatuan terkait tantangan yang ditimbulkan oleh pemerintah Tiongkok.

"Kekuatan gabungan kami membuat kami lebih kuat, ketika kami harus melawan agresi dan ancaman Tiongkok," tulis keduanya, Senin (15/3).

Keduanya menjelaskan bahwa AS akan meminta pertanggungjawaban Tiongkok ketika Tiongkok melanggar hak asasi manusia (HAM) di Xinjiang dan Tibet.

Juga secara sistematis mengikis otonomi di Hong Kong, memotong demokrasi di Taiwan, atau menegaskan klaim maritim di Laut Tiongkok Selatan (LTS) yang melanggar hukum internasional. "Jika kami tidak bertindak tegas dan memimpin, Tiongkok akan melakukannya," tambah Austin dan Blinken.

Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Lloyd Austin. ( Foto: MANDEL NGAN / AFP )
Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Lloyd Austin. ( Foto: MANDEL NGAN / AFP )

Berbicara dengan Pejabat Tiongkok

Berbicara di Hawaii sebelum menuju ke wilayah tersebut, Austin mengatakan dirinya dan Blinken akan mendengarkan dan belajar, serta ingin meningkatkan kapasitas militer AS dengan sekutu untuk meningkatkan apa yang disebutnya keunggulan kompetitif atas Tiongkok.

"Tujuan kami adalah untuk memastikan bahwa kami memiliki kemampuan dan rencana operasional untuk dapat menawarkan pencegahan yang layak ke Tiongkok atau siapa pun yang ingin melawan AS," ungkap Austin.

Seorang pejabat senior pertahanan AS, berbicara kepada wartawan yang bepergian dengan Austin, mengatakan diskusi dengan pejabat Jepang akan memasukkan pembicaraan tentang peran dan perilaku pemerintah Tiongkok di kawasan.

Kehadiran pemerintah Tiongkok yang meningkat di perairan sekitar Kepulauan Senkaku yang disengketakan juga akan dibahas. Kepulauan tersebut dikelola oleh Jepang tetapi diklaim oleh Tiongkok, yang menyebutnya Diaoyus.

Kedua pejabat tinggi AS ini tiba di Asia setelah pertemuan puncak perdana Quad, yakni informal aliansi AS, Jepang, India, dan Australia. Kelompok tersebut dipandang sebagai penyeimbang peningkatan pengaruh pemerintah Tiongkok.

 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN