Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gedung Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) atau Pentagon di Arlington, Virginia dekat Washington D.C. ( Foto: AFP Photo/SAUL LOEB )

Gedung Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) atau Pentagon di Arlington, Virginia dekat Washington D.C. ( Foto: AFP Photo/SAUL LOEB )

Polisi Tewas dalam Insiden Penembakan di Luar Pentagon

Rabu, 4 Agustus 2021 | 08:23 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

WASHINGTON, investor.id – Departemen Pertahanan (Dephan) Amerika Serikat (AS) menyampaikan pada Selasa (3/8), bahwa seorang petugas polisi tewas di terminal transit massal (mass transit terminal) Pentagon dalam sebuah insiden penembakan yang memaksa markas militer AS itu memberlakukan lockdown.

Seluruh karyawan di gedung Pentagon di Arlington, pinggiran kota Washington, diperintahkan untuk berlindung di tempat selama lebih dari satu jam menyusul letusan tembakan yang terjadi di bus, dan stasiun kereta bawah tanah yang hanya berjarak beberapa meter dari pintu masuk.

Para pejabat mengungkapkan bahwa lokasi kejadian dalam keadaan aman 90 menit pasca insiden. Namun tidak ada keterangan lebih lanjut tentang apa yang telah terjadi.

“Insiden sudah berakhir, tempat kejadian aman, dan yang paling penting tidak ada ancaman berkelanjutan bagi komunitas kami,” ujar Kepala Badan Perlindungan Pasukan Pentagon, Woodrow Kusse, yang dikutip AFP.

Dia menambahkan, ada beberapa korban mengalami luka-luka. Tetapi tidak memberikan rincian atau mengkonfirmasi laporan bahwa petugas itu luka karena ditikam dan meninggal karena luka-lukanya, serta bahwa bahwa pelaku penyerangan telah ditembak mati.

“Seorang perwira gugur saat menjalankan tugas. Dia membantu melindungi puluhan ribu orang yang bekerja di – dan yang mengunjungi – Pentagon setiap hari. Dia dan rekan-rekannya adalah anggota keluarga Pentagon, dan kami semua dikenal sebagai profesional, terampil, dan berani,” kata Menteri Pertahanan Lloyd Austin dalam sebuah pernyataan.

Austin menambahkan, penyelidikan mengenai insiden itu terus berlanjut serta harus berjalan tanpa hambatan dan tanpa spekulasi. Sementara itu, layanan kereta bawah tanah untuk sementara dihentikan dan bus yang menuju ke stasiun dialihkan ke halte lain.

Di sisi lain, tampak puluhan polisi berkumpul di luar Rumah Sakit George Washington University, Washington di mana petugas yang terluka itu dibawa.

“Pentagon saat ini dalam keadaan lockdown karena insiden di Pusat Transit Pentagon. Kami meminta masyarakat untuk menghindari daerah itu,” demikian cuitan pasukan keamanan Pentagon setelah insiden yang terjadi sekitar pukul 10.37 (14.37 GMT).

Sedangkan layanan darurat Arlington County melaporkan ada banyak orang yang membutuhkan perawatan di tempat kejadian, tanpa memberikan informasi lebih lanjut.

Juru bicara Pentagon John Kirby mengatakan bahwa saat insiden terjadi Austin sedang berada di luar gedung untuk melakukan pertemuan dengan Presiden Joe Biden.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : AFP

BAGIKAN