Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Logo Alibaba - sebuah perusahaan e-commerce multinasional, ritel, internet, dan konglomerat teknologi asal Tiongkok - terpasang pada aplikasi di ponsel pintar. ( Foto: AFP / Lionel BONAVENTURE )

Logo Alibaba - sebuah perusahaan e-commerce multinasional, ritel, internet, dan konglomerat teknologi asal Tiongkok - terpasang pada aplikasi di ponsel pintar. ( Foto: AFP / Lionel BONAVENTURE )

Tindakan Pemerintah Berdampak Kecil ke Bisnis Inti Alibaba

Kamis, 5 Agustus 2021 | 06:17 WIB
Grace Eldora (grace.eldora@beritasatumedia.com)

SHANGHAI, investor.id - Pemimpin e-commerce Tiongkok Alibaba Group menyatakan pihaknya membukukan laba lebih rendah, tetapi pertumbuhan pendapatan tetap stabil. Hasil tersebut menunjukkan bahwa tindakan keras pemerintah terhadap para raksasa teknologi negara itu hanya berdampak kecil pada bisnis intinya.

Perwakilan Alibaba mengatakan laba bersihnya pada kuartal April-Juni mencapai 45,1 miliar yuan atau setara US$ 7 miliar dan menunjukkan penurunan 5% dibandingkan periode sebelumnya.

Perusahaan yang berbasis di Hangzhou tersebut adalah yang pertama dari juara teknologi Tiongkok yang merasakan dampak dari penindakan keras pemerintah. Pemerintah Tiongkok khawatir atas pertumbuhan cepat dan keamanan data perusahaan-perusahaan ini.

Pada April 2021, regulator Tiongkok mendenda Alibaba dengan rekor US$ 2,78 miliar atas praktik antipersaingan usaha. Sehingga perusahaan membukukan kerugian operasi yang jarang terjadi pada kuartal Januari-Maret.

Sejak itu, pemerintah telah mengambil sejumlah tindakan lain terhadap pemain digital utama Tiongkok, mengirim harga saham mereka jatuh.

Tetapi melalui itu semua, pendapatan Alibaba tetap solid karena ekonomi Tiongkok telah melewati pandemi global. Eksekutif perusahaan mengatakan itu bahkan membantu bahan bakar belanja online.

Pendapatan Alibaba, yang sebagian besar berasal dari platform e-commerce intinya, meningkat 34% tahun ini menjadi 205,7 miliar yuan, menurut perusahaan.

Itu hanya sedikit dari jajak pendapat analis Bloomberg yang memperkirakan pertumbuhan lebih dari 36%. Alibaba menyalahkan pendapatan bersih yang lebih rendah pada investasi strategis.

Sebuah pernyataan yang menyertai pengumuman pendapatan tidak menyebutkan tindakan keras pemerintah atas perusahaan teknologi.

"Kami percaya pada pertumbuhan ekonomi Tiongkok dan penciptaan nilai jangka panjang Alibaba," kata Chairman dan CEO Alibaba Daniel Zhang, Selasa (3/8).

Denda Besar

Setelah bertahun-tahun memberi mereka kendali yang relatif bebas untuk membantu mendigitalkan ekonomi Tiongkok, regulator sekarang berusaha untuk melumpuhkan platform digital yang dominan.

Langkah tersebut menggemakan dorongan global terhadap peningkatan pengaruh Big Tech yang memiliki Facebook, Google, dan lainnya juga menghadapi pengawasan di dalam dan luar negeri.

Alibaba telah menerima perhatian khusus setelah salah satu pendirinya, miliarder Jack Ma, secara terbuka mengkritik regulator Tiongkok pada Oktober untuk mengekang dorongan ke pinjaman daring, manajemen kekayaan, dan produk asuransi oleh grup pembayaran daring Alibaba, Ant Group.

Pemerintah mengatakan pihaknya memberlakukan denda US$ 2,78 miliar pada Alibaba karena praktiknya melarang pedagang yang ingin menjual barang dagangannya di pasar daring populer dari menawarkan barangnya secara bersamaan di situs e-commerce saingan. Pemerintah mengatakan perusahaan telah menyalahgunakan posisi dominannya di pasar.

Bloomberg sebelumnya melaporkan bahwa denda Alibaba adalah rekor dan sekitar tiga kali lipat dari hampir US $1 miliar yang dikenakan oleh pemerintah Tiongkok terhadap Qualcomm pada 2015.

 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN