Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden berbicara dengan wartawan di South Lawn Gedung Putih,  di Washington, DC., pada 21 Maret 2021. ( Foto: TASOS KATOPODIS / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP )

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden berbicara dengan wartawan di South Lawn Gedung Putih, di Washington, DC., pada 21 Maret 2021. ( Foto: TASOS KATOPODIS / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP )

Senat akan Putuskan RUU Infrastruktur AS Sabtu Ini

Sabtu, 7 Agustus 2021 | 06:01 WIB
Grace Eldora (grace.eldora@beritasatumedia.com)

WASHINGTON, investor.id - Rencana infrastruktur Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden yang senilai US$ 1,2 triliun akan diputuskan lewat pemungutan suara di Senat, Sabtu (7/8) waktu setempat. Para senator akan menentukan apakah rancangan undang-undang (RUU) tersebut bisa mendapatkan persetujuan akhir, sebelum diajukan ke DPR.

Setelah menghabiskan berjam-jam mencoba membangun konsensus pada Kamis (5/8), Pemimpin Mayoritas Demokrat di Senat Chuck Schumer mengumumkan sebelum hari itu berakhir bahwa pemungutan suara prosedural akan ditetapkan pada Sabtu siang.

Sementara dia mencela Partai Republik karena dinilai banyak keberatan, sehingga menghalangi upaya untuk memilih amandemen sepanjang hari pada Kamis, dirinya tetap yakin dengan peluang RUU tersebut. Schumer mengatakan pada malam sebelumnya bahwa anggota parlemen telah mendekati kesepakatan.

"Kami sangat ingin menyelesaikan RUU penting ini, jadi kami akan berkumpul kembali pada Sabtu siang untuk vote on cloture," ujarnya, Jumat (6/8), yangdikutip AFP.

Jika RUU itu berhasil sampai ke lantai Senat pada Sabtu, itu akan membutuhkan dukungan setidaknya 10 anggota Partai Republik, di samping 50 senator Demokrat untuk memenangkan suara.

Kemudian RUU akan diajukan ke pemungutan suara terakhir dengan mayoritas di Senat, mungkin pada hari yang sama atau pada Minggu (8/8).

Jika disetujui, harus dilakukan pemungutan suara di DPR dalam beberapa minggu mendatang untuk secara definitif diadopsi, kemudian ditandatangani oleh presiden Demokrat.

Itu akan menandai kemenangan gemilang di Washington yang sangat terpecah untuk Biden, mantan senator yang menggembar-gemborkan kemampuannya untuk memperoleh dukungan dari partai saingannya.

Hasil dari konsensus yang jarang terjadi antara senator Republik dan Demokrat berupa rencana ambisius menyediakan US$ 550 miliar dalam pengeluaran federal baru. Anggaran akan digunakan untuk pembangunan jalan, jembatan, dan transportasi, tetapi juga untuk internet berkecepatan tinggi serta upaya memerangi perubahan iklim.

Total anggaran mencapai US$ 1,2 triliun, setara dengan produk domestik bruto (PDB) Spanyol pada 2020, dengan mempertimbangkan dana publik lainnya yang telah dialokasikan.

"(Itu menjadikannya) investasi jangka panjang terbesar dalam infrastruktur dan daya saing kami di hampir seabad," kata Gedung Putih, Kamis.

 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN