Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Walmart. ( Foto: NurPhoto via Getty Images )

Walmart. ( Foto: NurPhoto via Getty Images )

Walmart Buka Lowongan Ahli Kripto

Selasa, 17 Agustus 2021 | 14:38 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

NEW JERSEY, investor.id – Walmart sedang membuka lowongan pekerjaan ahli mata uang kripto (cryptocurrency). Langkah ini bertujuan memperluas opsi pembayaran virtualnya, mengingat semakin banyak perusahaan dalam daftar Fortune 500 yang sedang bersiap menggunakan mata uang digital tersebut.

Menurut unggahan lowongan pekerjaan di situs laman Walmart, posisi yang sedang dibuka adalah untuk penempatan di Walmart's Bentonville yang bermarkas di Arkansas. Uraian pekerjaan sebagai ahli kripto ini adalah bertanggung jawab untuk mengembangkan “strategi mata uang digital dan peta jalan produk” pengecer serta mengidentifikasi “investasi dan kemitraan terkait kripto.”

Persyaratan lain yang diajukan Walmart, bahwa pihkanya mencari seorang pemimpin visioner dengan sedikitnya 10 tahun dalam manajemen produk atau teknologi untuk mengembangkan strategi blockchain-nya, lebih disukai memiliki pengetahuan fungsional yang signifikan tentang ekosistem mata uang kripto dan pola pikir kewirausahaan. Demikian menurut unggahan lowongan pekerjan yang dilaporkan Bloomberg dan dikutip CNBC pada Senin (16/8) waktu setempat.

Laporan baru dari Indeed Hiring Lab menyebutkan bahwa saat investasi dalam mata uang kripto melonjak, begitu pula jumlah lapangan kerja di pasar kripto. Bahkan jumlah lowongan kerja terkait mata uang kripto di Indeed telah melonjak 118% dibandingkan tahun lalu.

Dikatakan dalam laporan Indeed, perekrutan karyawan kini telah berkembang melampaui peran insinyur dan pengembangan produk, menjadi fungsi pendukung seperti akuntansi dan sumber daya manusia juga.

Ekspansi kripto peritel ini terjadi selang beberapa pekan setelah Amazon mengiklankan lowongan kerja serupa yakni mencari ahli mata uang digital dan produk blockchain untuk bergabung dengan tim pembayaran mereka.

“Kami terinspirasi oleh inovasi yang terjadi di ruang mata uang kripto dan sedang mengeksplorasi seperti apa di Amazon. Kami percaya masa depan akan dibangun di atas teknologi baru yang memungkinkan pembayaran modern, cepat, dan murah, dan berharap dapat menghadirkan masa depan itu kepada pelanggan Amazon sesegera mungkin,” ungkap juru bicara Amazon kepada CNBC saat itu.

Sebagai informasi, sentimen itu telah digaungkan oleh perusahaan-perusahaan Fortune 500 lain, seperti JPMorgan Chase, Apple dan PayPal, yang kesemuanya membuka lowongan untuk posisi mata uang kripto. Bahkan, beberapa perusahaan termasuk Starbucks, Whole Foods, dan Home Depot sudah mengizinkan para pelanggan membayar menggunakan mata uang kripto secara tidak langsung melalui aplikasi pengubah mata uang digital menjadi dolar AS.

Di samping itu, baik di kalangan selebriti maupun investor dari kelompok yang kurang terwakili, termasuk para pekerja berpenghasilan rendah dan wanita telah menggunakan aset terdesentralisasi guna menumbuhkan kekayaan mereka di luar pasar saham tradisional.

Sebuah survei baru-baru ini oleh NORC di University of Chicago menemukan, bahwa 13% orang Amerika membeli atau memperdagangkan kripto selama setahun terakhir, dibandingkan dengan 24% yang berinvestasi di saham.

Menyusul peran kripto yang semakin kuat, anggota parlemen mulai membahas protokol pelaporan dan pajak pada mata uang digital. “Industri telah mencapai titik kritis. Perusahaan-perusahaan yang lebih besar dan mapan mengakui validitas dan umur panjang kripto,” kata Jonathan Tamblyn, direktur ahli akuisisi untuk pertukaran mata uang kripto Gemini, baru-baru ini kepada CNBC.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : CNBC

BAGIKAN