Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gedung The Federal Reserve (The Fed) di Washington, DC.,  Amerika Serikat (AS) pada 17 Juni 2020. ( Foto: OLIVIER DOULIERY / AFP )

Gedung The Federal Reserve (The Fed) di Washington, DC., Amerika Serikat (AS) pada 17 Juni 2020. ( Foto: OLIVIER DOULIERY / AFP )

The Fed akan Berupaya Mencegah 'Taper Tantrum'

Senin, 23 Agustus 2021 | 06:00 WIB
Iwan Subarkah (subarkah_nurdiawan@investor.co.id)

WASHINGTON, investor.id – Penjelasan The Federal Reserve (The Fed) tentang rencana mengurangi stimulus moneternya tahun ini akan menjadi fokus perhatian pasar finansial, saat para pejabat The Fed dan bank sentral serta pejabat tinggi keuangan seluruh dunia berkumpul dalam Simposium Kebijakan Ekonomi Jackson Hole di Jackson Hole, Wyoming, tapi tahun ini digelar virtual lantaran ada pandemi Covid-19.

Para pejabat The Fed sekarang dalam tekanan untuk menjalankan proses penarikan kebijakan moneter sangat longgar dengan mengurangi pembelian obligasi bulanan, tanpa memicu kemarahan pasar. Seperti terakhir terjadi pada Juni 2013 di AS, dalam kejadian yang disebut taper tantrum. Karena pasar bereaksi sangat negatif atas pengumuman gubernur The Fed kala itu, Ben Bernanke, untuk mengurangi pembelian obligasi bulanan dari US$ 85 miliar menjadi US$ 65 miliar.

Para pejabat The Fed, dalam sejumlah pernyataan dan wawancara, sudah mulai mempercepat ekspektasi tentang kapan dapat mulai mengurangi pembelian obligasi US$ 120 miliar per bulan. Penjelasan lebih lanjut tentang ini diperkirakan keluar dalam pertemuan yang dimulai Kamis (26/8) waktu setempat.

Pidato gubernur The Fed biasanya hanya menjelaskan tentang pertemuan. Tapi sejumlah gubernur memanfaatkan acara itu untuk menyampaikan pesan penting. Pertanyaannya sekarang apakah Gubernur The Fed Jerome Powell akan menggunakan pidatonya pada Jumat (27/8) pagi untuk menjelaskan lebih jauh tentang rencana tapering tersebut.

“Menurut kami tidak akan ada pengumuman kebijakan besar dalam pertemuan ini. Saya pikir Powell tidak akan mendahului rapat (kebijakan September 2021), karena kencangnya suara-suara yang sudah ada. Saya pikir ini bukan waktunya bagi Powell untuk benar-benar mengumumkan hal itu,” ujar Mark Cabana, kepala strategi short AS di Bank of America, seperti dikutip CNBC akhir pekan lalu.

Di luar itu, ada beberapa data ekonomi AS yang dijadwalkan keluar pekan ini. Pada Senin (23/8) waktu setempat akan keluar laporan penjualan rumah eksisting. Dilanjut keesokan harinya data penjualan rumah baru dan penjualan barang tahan lama pada Rabu (25/8). Kemudian pada Jumat akan keluar data pengeluaran konsumsi pribadi dan indeks inflasi.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN