Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Logo Bitconnect. ( Foto: cointribune.com )

Logo Bitconnect. ( Foto: cointribune.com )

Regulator AS Gugat Platform Kripto atas Penipuan US$ 2 Miliar

Jumat, 3 September 2021 | 05:59 WIB
Grace Eldora (grace.eldora@beritasatumedia.com)

NEW YORK, investor.id - Pengawas pasar modal Amerika Serikat (AS) menggugat sebuah perusahaan pinjaman kripto online dan pemimpin perusahaan atas tuduhan penipuan investasi yang sudah berhasil mengumpulkan dana US$ 2 miliar.

Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) mendakwa BitConnect, pendirinya Satish Kumbhani, promotor utamanya di AS Glenn Arcaro, dan perusahaan. Dakwaan yang diberikan atas tindak memberi penawaran dan penjualan sekuritas yang curang dan tidak terdaftar dalam bentuk investasi dalam program peminjaman.

Pengaduan itu mengatakan para terdakwa mengklaim, bot perdagangan perangkat lunak volatilitas milik perusahaan akan menghasilkan pengembalian investasi yang sangat tinggi atas uang investor.

Tetapi menurut tuduhan SEC, pada kenyataannya, dana investor disedot dan ditransfer ke dompet digital yang dikuasai oleh terdakwa.

Untuk menarik investor, SEC menuduh BitConnect dan Kumbhani yang adalah warga negara India, menciptakan jaringan promotor yang dibayar berdasarkan komisi. "Sebagian besar porsi yang mereka sembunyikan dari investor," jelas SEC, yang dilansir AFP.

Arcaro, promotor terkemuka dari program pinjaman di AS, telah dituduh mendirikan perusahaan Future Money untuk memikat investor.

"Kami menuduh bahwa para terdakwa ini mencuri miliaran dolar dari investor ritel di seluruh dunia dengan mengeksploitasi minat mereka pada aset digital," kata Lara Shalov Mehraban, direktur regional asosiasi SEC New York, dalam pernyataannya.

Para terdakwa telah didakwa melanggar undang-undang ketentuan antipenipuan dan pendaftaran federal. Dikatakan, para terdakwa bisa menghadapi pembebasan sementara, pemecatan ditambah dengan bunga, dan hukuman perdata.

SEC mengajukan gugatan perdata terkait pada Mei 2021 terhadap lima promotor BitConnect lainnya dan telah diselesaikan dengan dua dari para terdakwa.

Arcaro juga mengaku bersalah atas tuduhan pidana dalam gugatan paralel, menurut Departemen Kehakiman AS. 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN