Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Foto yang diambil pada 8 Mei 2020 ini memperlihatkan kantor pusat Moderna di kota Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat (AS). ( Foto: Maddie Meyer / GETTY IMAGES / NORTH AMERICA / AFP )

Foto yang diambil pada 8 Mei 2020 ini memperlihatkan kantor pusat Moderna di kota Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat (AS). ( Foto: Maddie Meyer / GETTY IMAGES / NORTH AMERICA / AFP )

Moderna Kembangkan Vaksin Booster Two in One

Sabtu, 11 September 2021 | 07:11 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

NEW YORK, investor.id – Saham Moderna dilaporkan melonjak lebih dari 5% pada Kamis (9/9) setelah menyampaikan pengumuman sedang mengembangkan vaksin booster two-in-one yang akan melindungi masyarakat dari Covid-19 dan flu musiman. Menurut siaran pers, vaksin baru, yang oleh perusahaan disebut mRNA-1073, menggabungkan vaksin Covid Moderna saat ini dengan vaksin flu yang juga sedang dikembangkan.

“Hari ini kami mengumumkan langkah pertama dalam program vaksin pernapasan baru kami dengan pengembangan vaksin dosis tunggal yang menggabungkan booster melawan Covid-19 dan booster melawan flu. Kami membuat kemajuan dalam mendaftarkan pasien ke program penyakit langka kami, dan kami sepenuhnya terdaftar dalam uji coba vaksin kanker pribadi kami. Kami percaya ini hanyalah awal dari era baru obat-obatan berbasis informasi,” ujar Chief Executive Officer (CEO) Moderna, Stephane Bancel dalam pernyataan Kamis, yang dikutip CNBC.

Pengumuman tersebut muncul setelah Moderna meluncurkan vaksin Covid dua dosis berbasis mRNA yang sukses, dan telah disahkan untuk penggunaan darurat oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (AS) ata FDA pada Desember.

Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), lebih dari 147 juta vaksin Moderna telah diberikan di AS

Messenger RNA atau mRNA – merupakan teknologi yang telah dikembangkan selama bertahun-tahun. Tetapi, vaksin Moderna dan Pfizer untuk kali pertama mengizinkan teknologi mRNA digunakan pada manusia. Vaksin Covid berbasis mRNA ini bekerja dengan menipu tubuh untuk menghasilkan bagian virus yang tidak berbahaya, dan memicu respons kekebalan.

Langkah tersebut dikatakan lebih mudah diproduksi daripada menggunakan teknologi vaksin tradisional, yang umumnya menggunakan virus mati atau lemah untuk menghasilkan respons kekebalan.

Bancel sebelumnya mengatakan, perusahaan berharap memiliki vaksin booster yang akan menggabungkan perlindungan terhadap kedua virus.

“Apa yang kami coba lakukan di Moderna sebenarnya adalah untuk mendapatkan vaksin flu di klinik tahun ini, kemudian menggabungkan vaksin flu kami dengan vaksin Covid kami, sehingga Anda hanya perlu mendapatkan satu vaksin booster di toko CVS lokal Anda setiap tahun yang akan melindungi Anda dari berbagai kekhawatiran terhadap Covid dan jenis flu musiman,” ungkap Bancel pada April.

Selain mengembangkann vaksin two-in-one, Moderna juga mengumumkan pada Kamis sedang mengembangkan vaksin pediatrik, yang disebut mRNA-1365, yang akan menggabungkan vaksin untuk melawan virus pernapasan seperti respiratory syncytial virus dan human metapneumovirus.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : CNBC

BAGIKAN