Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi

DI FORUM PBB,

Indonesia Serukan Keselamatan Rakyat Afghanistan

Selasa, 14 September 2021 | 15:27 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Menteri Luar Negeri (Menlu)  Retno  Marsudi menyerukan bahwa  keselamatan dan kehidupan rakyat Afghanistan menjadi prioritas utama.

Pernyataan itu disampaikan Menlu saat menghadiri secara virtual Pertemuan Tingkat Tinggi PBB untuk Situasi Kemanusiaan di Afghanistan, pada Senin (13/9/2021).

Pertemuan ini digelar untuk menggalang dukungan negara-negara bagi bantuan kemanusiaan di Afghanistan.

“Keselamatan dan kehidupan masyarakat Afghanistan adalah prioritas utama,” kata Menlu.

Pemerintah Indonesia terus mengharapkan adanya pemerintahan yang inklusif, perlindungan HAM, dan upaya mencegah merebaknya terorisme di Afghanistan. Hal itu, sebagaimana digarisbawahi  Menlu, adalah kondisi yang penting untuk tercapainya Afghanistan yang aman serta dapat memulihkan kembali kepercayaan komunitas internasional.

Terkait situasi kemanusiaan terkini, Menlu tegaskan bahwa komunitas internasional memegang tanggung jawab untuk memastikan tersampaikannya bantuan secara cepat dan lancar. Indonesia, lanjutnya, berkomitmen memberikan bantuan sebesar US$ 3 juta  kepada masyarakat Afghanistan, melalui mitra lokal yang terpercaya sebagai dukungan konkret Indonesia.

Dari total bantuan itu, sebesar  US$ 150 ribu diperuntukkan bagi bantuan kemanusiaan dalam situasi darurat dan  US$ 2,85 juta  ditujukan untuk mendukung pembangunan di Afghanistan selama tiga tahun ke depan, khususnya kesehatan, pendidikan, pemberdayaan perempuan, dan pertambangan.

Dikatakan juga  komitmen berkelanjutan Indonesia untuk terus dukung perbaikan dan pembangunan kembali Afghanistan. Dikatakan, solidaritas internasional dalam pertemuan tersebut merupakan momentum yang baik untuk mendorong positive leap bagi tercapainya perdamaian berkelanjutan bagi masyarakat Afghanistan.

Dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, Indonesia  secara konsisten memberikan bantuan bagi pembangunan di Afghanistan. Total bantuan yang telah disampaikan Indonesia kepada Afghanistan hingga saat ini mencapai US$ 10 juta. Kontribusi tersebut diberikan di antaranya melalui program kerja sama trilateral dan peningkatan kapasitas di bidang UMKM, pemberdayaan perempuan, pemerintahan yang baik, serta pengelolaan sumber daya alam di Afghanistan.

Pertemuan tingkat tinggi kali ini diselenggarakan Sekjen PBB Antonio Guterres dan dihadiri pejabat-pejabat tinggi setingkat menteri dari seluruh negara anggota PBB dan organisasi internasional.

Selain Menlu RI, juga hadir para menlu dari 35 negara antara lain Jerman, Inggris, Turki, Pakistan, Iran, Uni Emirat Arab, dan Norwegia.

Pada pidato  pembukaannya, Sekjen PBB sampaikan bahwa kondisi kemanusiaan di Afghanistan telah menjadi salah satu krisis kemanusiaan terparah di dunia dalam sejarah. Situasi kemanusiaan ini makin diperparah dengan adanya kekeringan, kerusakan infrastruktur layanan publik mendasar, serta pandemi Covid-19.

Saat ini, diperkirakan lebih dari 11 juta warga Afghanistan membutuhkan bantuan kemanusiaan darurat. Untuk itu, dibutuhkan setidaknya pendanaan sebesar US$ 606 juta. Sekjen PBB menghimbau dukungan negara-negara, terutama membantu secara finansial untuk memastikan keberlangsungan bantuan bagi masyarakat Afghanistan yang membutuhkan.

 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN