Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pengunjung sedang berfoto di luar resor kasino Wynn dengan latar belakang pemandangan gedung resor kasino Grand Lisboa (atas tengah) di Makau, Tiongkok, pada 5 Maret 2019.  ( Foto: ANTHONY WALLACE / AFP )

Pengunjung sedang berfoto di luar resor kasino Wynn dengan latar belakang pemandangan gedung resor kasino Grand Lisboa (atas tengah) di Makau, Tiongkok, pada 5 Maret 2019. ( Foto: ANTHONY WALLACE / AFP )

Tindakan Tegas Tiongkok Bertambah, Saham-saham Kasino Makau Berjatuhan

Rabu, 15 September 2021 | 12:41 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

HONG KONG, investor.id – Saham-saham operator kasino Makau berjatuhan pada Rabu (15/9) karena langkah-langkah yang diambil para pejabat di kota perjudian terbesar di dunia itu. Para pejabat mengumumkan rencananya untuk menerapkan tindakan tegas, yang bakal memperketat cengkeraman mereka terhadap industri yang sudah terkepung.

Menurut laporan, operator-operator yang terdaftar (listing) di bursa Hong Kong, yakni Sands China dan Wynn Macau dikabarkan sahamnya anjlok sekitar 25%. Sementara itu, saham-saham milik Melco Entertainment, SJM Holdings, MGM China dan Galaxy Entertainment turun sekitar 17% - sehingga menghilangkan miliaran dari nilai mereka.

Aksi jual itu terjadi setelah Pemerintah Makau mengumumkan konsultasi publik selama 45 hari pada Rabu, termasuk proposal pengawasan langsung atas industri perjudian yang telah menghadapi peningkatan pengawasan dari pihak berwenang dalam beberapa tahun terakhir.

Para pejabat ingin menempatkan perwakilan pemerintah di dewan operator berlisensi guna mengawasi operasional mereka, dan mengkriminalisasi perbankan bawah tanah di industri perjudian ini.

Langkah itu dilakukan seiring dengan kebijakan pemerintahan di daratan Tiongkok yang memulai tindakan tegas terhadap berbagai industri – termasuk perusahaan teknologi dan lembaga pendidikan swasta. Pihak berwenang juga diduga akan memperketat cengkeramannya di negara dengan kekuatan ekonomi nomor dua dunia itu.

Presiden Xi Jinping sendiri berada di tengah-tengah upaya untuk menargetkan kaum orang kaya di Negeri Tirai Bambu dan menyerukan kemakmuran bersama.

“Masalah kasino adalah kelanjutan dari tindakan tegas yang cukup besar. Ada perdebatan apakah Tiongkok bahkan bisa diinvestasikan saat ini. Anda tidak pernah suka melihat peningkatan regulasi, peningkatan pajak, pergerakan yang terkendali. Itu semua tampaknya menjadi status quo,” ujar Jason Ader, manajer investasi SpringOwl Asset Management yang berbasis di New York, Amerika Serikat (AS) – yang juga mantan anggota Las Vegas Sands.

Penguman tersebut dirilis pada Rabu, ketika ada enam lisensi yang mengizinkan perusahaan untuk menjalankan kasino di Makau – satu-satunya tempat di Tiongkok di mana perjudian kasino diizinkan – akan diperbarui pada Juni mendatang. Di mana saat itu, perusahaan harus mengajukan tawaran untuk mempertahankannya.

Sebagai informasi, kasino-kasino di Makau biasanya menyumbang sekitar 80% dari pendapatan pemerintah dan lebih dari setengah produk domestik bruto (PDB)nya. Lebih dari 82.000 orang bekerja di industri perjudian pada akhir tahun lalu, setara mewakili hampir seperlima dari penduduk kota yang bekerja. Kota ini juga mampu menghasilkan lebih banyak dalam satu pekan daripada yang dihasilkan di kota Las Vegas, AS dalam sebulan.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : AFP

BAGIKAN