Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gubernur The Federal Reserve (The Fed), Jerome Powell. ( Foto: Eric BARADAT / AFP )

Gubernur The Federal Reserve (The Fed), Jerome Powell. ( Foto: Eric BARADAT / AFP )

The Fed Meminta Pengawas Periksa Transaksi Keuangan Para Pejabatnya

Rabu, 6 Oktober 2021 | 06:01 WIB
Grace Eldora (grace.eldora@beritasatumedia.com)

WASHINGTON, investor.id – The Federal Reserve (The Fed) telah meminta pengawasnya untuk memeriksa aktivitas perdagangan para pejabat seniornya. Sebelumnya dua orang mengundurkan diri dari lembaga tersebut, menyusul kritik terhadap aktivitas pasar saham mereka.

"Sebagai bagian dari tinjauan komprehensif kami, kami memulai diskusi minggu lalu dengan Kantor Inspektur Jenderal (OIG) untuk Dewan The Fed untuk memulai tinjauan independen apakah aktivitas perdagangan oleh pejabat senior tertentu mematuhi aturan etika dan hukum yang relevan," ujar juru bicara The Fed, Selasa (5/10), yang dikutip AFP.

Pekan lalu, Robert Kaplan dari The Fed Dallas mengumumkan dirinya akan meninggalkan jabatannya pada 8 Oktober 2021. Sementara Eric Rosengren, yang memimpin The Fed Boston, memajukan pensiunnya yang sudah dijadwalkan beberapa bulan mendatang ke 30 September 2021.

Kedua pejabat terlibat dalam perdagangan saham besar pada 2020, pada saat The Fed sedang bertindak agresif untuk mendukung ekonomi AS di tengah dampak pandemi Covid-19. Hal ini diungkapkan pertama kali dalam laporan keuangan oleh The Wall Street Journal.

Kaplan mencatat kritik atas perdagangan dalam pengundurandirinya. Sedangkan Rosengren mengutip masalah kesehatan yang sudah ada sebelumnya.

Gubernur The Fed Jerome Powell menekankan bahwa para pejabat tidak melanggar aturan yang ada. Dia tetap mengumumkan rencana untuk meninjau aturan etika mengenai investasi.

Pada Jumat (1/10) lalu, Bloomberg melaporkan Wakil Gubernur The Fed Richard Clarida memindahkan antara US$ 1 juta dan US$ 5 juta ke dana saham dari dana obligasi pada Februari 2020. Sehari sebelumnya, Powell mengumumkan bank sentral dapat bertindak ketika pandemi Covid-19 semakin parah.

Beberapa minggu kemudian, The Fed memangkas suku bunga pinjaman acuan menjadi nol dan memompa triliunan dolar likuiditas ke dalam sistem keuangan untuk tetap berfungsi karena pandemi menyebabkan penurunan tajam.

Seorang juru bicara bank sentral mengatakan kepada AFP bahwa perdagangan itu adalah penyeimbangan kembali rekeningnya yang telah direncanakan sebelumnya. Rencana tersebut dibuat sebelum pertimbangan The Fed atas reaksi mereka terhadap Covid-19. Selain itu, dana tersebut dipilih dengan persetujuan dari pejabat etika bank The Fed.

Pasar saham AS jatuh, tetapi kemudian melonjak di bulan-bulan berikutnya dalam reli yang terlihat. Sebagiannya didorong oleh kebijakan uang longgar.

Pada Senin (4/10), Elizabeth Warren, senator Demokrat yang dikenal karena pengawasannya yang agresif terhadap bank, bertanya kepada regulator Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) untuk menyelidiki transaksi para pejabat bank sentral itu.

 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN