Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Seseorang sedang memancing ikan di sepanjang sungai Huangpu yang melintasi Pembangkit Listrik Tenaga Batu Bara Wujing, di Shanghai, Tiongkok, pada 28 September 2021. ( Foto: HECTOR RETAMAL / AFP )

Seseorang sedang memancing ikan di sepanjang sungai Huangpu yang melintasi Pembangkit Listrik Tenaga Batu Bara Wujing, di Shanghai, Tiongkok, pada 28 September 2021. ( Foto: HECTOR RETAMAL / AFP )

Ekspor Tiongkok Melonjak di Tengah Terbatasnya Pasokan Listrik

Kamis, 14 Oktober 2021 | 06:13 WIB
Grace Eldora (grace.eldora@beritasatumedia.com)

BEIJING, investor.id - Ekspor Tiongkok di luar dugaan melonjak naik pada September 2021 kendati terjadi masalah pasokan listrik. Tetapi kalangan analis mengingatkan bahwa dampak dari krisis listrik belum terlihat dan akan terus mengganggu pasokan.

Data resmi yang dirilis Rabu (13/10) tersebut muncul setelah lonjakan tajam dalam perdagangan di ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut pada Agustus 2021. Hal itu menunjukkan bahwa permintaan luar negeri untuk barang-barang konsumsi telah melonjak karena wabah virus domestik telah mereda.

Tetapi bulan lalu banyak pabrik terpaksa menghentikan operasi karena pemadaman listrik yang disebabkan oleh pengurangan target emisi, akibat lonjakan harga batu bara dan kekurangan pasokan. Kondisi ini meningkatkan kekhawatiran tentang rantai pasokan global.

Namun, Bea Cukai Tiongkok melaporkan bahwa ekspor naik lebih baik dari perkiraan 28,1% pada sejak awal tahun hingga September. Angka tersebut naik dari 25,6% sepanjang Agustus. Ini adalah rekor bulanan baru nilai ekspor sebesar US$ 305,7 miliar.

"Meskipun penjatahan listrik tampaknya tidak menggelincirkan sektor ekspor sejauh ini ... itu bisa terjadi beberapa minggu mendatang," kata ekonom senior Tiongkok dari Capital Economics, Julian Evans-Pritchard, Rabu (13/10), yang dikutip AFP.

Namun, impor meleset dari prediksi dan naik 17,6%, lebih dari setengah dari peningkatan di bulan sebelumnya. Tommy Xie dari OCBC Bank mengatakan, dengan sejumlah negara Asia sangat terpukul oleh varian Delta Covid-19, pesanan bergeser kembali ke Tiongkok.

Banjir di provinsi-provinsi bagian utara mengganggu aktivitas pertambangan minggu ini. Kondisi ini makin menyulitkan di tengah kekurangan pasokan batu bara.

“Sementara penjatahan listrik bisa mengganggu produksi dan memengaruhi rantai pasokan,” kata Evans-Pritchard.

Sementara itu, kepala ekonom China Nomura Lu Ting menilai kemungkinan pemuatan awal importir Amerika Serikat (AS) untuk mengatasi penundaan pengiriman yang meningkat, bisa menjadi faktor lain untuk ekspor kuat yang tak terduga.

"Kondisi eksternal menjadi lebih kompleks dan parah, serta perkembangan perdagangan luar negeri negara kita masih menghadapi banyak faktor yang tidak stabil dan tidak pasti," kata juru bicara bea cukai Li Kuiwen, dilansir dari AFP.

Namun ia menekankan ketahanan perdagangan luar negeri Tiongkok. Li menambahkan, dalam tiga kuartal pertama ekspor elektronik naik 23% dalam yuan, mencapai lebih dari setengah nilai semua pengiriman luar negeri.

Meskipun volume impor komoditas utama seperti batu bara dan minyak mentah sedikit menurun pada periode yang sama, harga rata-rata melonjak, kata Li.

"Dipengaruhi oleh kenaikan harga komoditas global, harga impor kita naik 11,3% secara tahunan. Di antaranya, harga impor rata-rata bijih besi, minyak mentah, tembaga, dan komoditas lainnya meningkat lebih dari 30%," ujarnya.

Louis Kuijs, kepala ekonomi Asia di Oxford Economics, memperingatkan bahwa mengingat peningkatan harga impor yang besar, volume impor turun tahun lalu karena permintaan dalam ekonomi Tiongkok sangat melambat.

 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN