Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Barbados, Dame Sandra Mason, berpidato dalam upacara pelantikan presiden di Heroes Square, Bridgetown, Barbados, pada 30 November 2021. ( Foto: JEFF J MITCHELL / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP )

Presiden Barbados, Dame Sandra Mason, berpidato dalam upacara pelantikan presiden di Heroes Square, Bridgetown, Barbados, pada 30 November 2021. ( Foto: JEFF J MITCHELL / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP )

Barbados Jadi Negara Republik

Selasa, 30 November 2021 | 13:10 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

BRIDGETOWN, investor.id – Barbados telah secara resmi mendeklarasikan sebagai negara republik terbaru di dunia pada waktu tengah malam. Negara di Kepulauan Karibia itu pun mencopot Ratu Elizabeth II dari posisi kepala negara dalam sebuah upacara khidmat pada Selasa (30/11), yang dihadiri oleh Pangeran Charles.

Sebagai perlambang serah terima bersejarah, bendera Royal Standard yang mewakili ratu diturunkan dalam upacara pelantikan gubernur jenderal saat ini, Dame Sandra Mason, sebagai presiden pertama Barbados.

“Saya, Sandra Prunella Mason, bersumpah bahwa saya akan setia dan mendukung Barbados menurut hukum, jadi tolong saya Tuhan,” kata presiden baru saat pengambilan sumpah jabatan,yang dikutip AFP.

Era baru bagi negara berpenduduk 285.000 itu mengakhiri kekuasaan Inggris selama berabad-abad, termasuk lebih dari 200 tahun perbudakan hingga 1834. Pemberlakuan jam malam terkait pandemi Covid-19 yang sudah lama diberlakukan, ditangguhkan sementara untuk memgizinkan penduduk Barbados menikmati perayaan, termasuk proyeksi di berbagai titik di seluruh negeri dan pertunjukan kembang api besar yang dijadwalkan untuk menandai transisi bersejarah.

“Saya ingat di masa lalu kita akan sangat bersemangat tentang Ratu dan Pangeran Charles dan Putri Diana dan pernikahan kerajaan. Tapi saya tidak tahu apakah kita pernah benar-benar melihat mereka sebagai keluarga kerajaan kita. Sekarang, semua orang berbicara tentang republik. Saya tidak yakin apa pun tentang hidup saya akan berubah. Tapi saya pikir kita sedang melakukan hal yang benar dan ini adalah momen yang membanggakan bagi Barbados,” ungkap Anastasia Smith (61 tahun), yang berprofesi sebagai perawat, kepada AFP.

Upacara “Pride of Nationhood” itu sendiri digelar tertutup bagi publik, tetapi salah satu warga Barbados yang paling terkenal, penyanyi Rihanna, bersama para pejabat tinggi berada dalam acara, lengkap dengan parade militer, penjaga kehormatan yang dipasang, dan tembakan penghormatan dengan senjata.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : AFP

BAGIKAN