Menu
Sign in
@ Contact
Search
Perang dagang Amerika Serikat (AS) - Tiongkok. Foto ilustrasi: AFP / FILE

Perang dagang Amerika Serikat (AS) - Tiongkok. Foto ilustrasi: AFP / FILE

AS: Hubungan Perdagangan AS-Tiongkok dalam Tahap Sulit

Rabu, 2 Februari 2022 | 10:47 WIB
Grace Eldora (grace.eldora@beritasatumedia.com)

WASHINGTON, investor.id - Hubungan perdagangan antara pemerintah Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok berada pada situasi yang sulit. Tetapi Perwakilan Dagang AS Katherine Tai mengatakan, pemerintahan Presiden AS Joe Biden berkomitmen melindungi ekonomi negara tersebut dari dampak negatif kebijakan Tiongkok.

Tai mengatakan timnya akan terlibat erat dengan pemerintah Tiongkok dalam pembicaraan yang sedang berlangsung.Diskusi tersebut membahas komitmen otoritas Tiongkok untuk membeli barang-barang AS pada kesepakatan yang ditandatangani di bawah kepemimpinan mantan presiden AS Donald Trump.

“Kami berada dalam tahap yang sangat sulit dari hubungan perdagangan ini,” kata Tai, Selasa (2/1).

Baca jugaRelasi AS-Tiongkok Memanas Lagi Terkait Pengaruh di Asia

Ia mengakui tidak mudah melakukan pembicaraan dengan pemerintah Tiongkok. Kedua negara menandatangani apa yang disebut perjanjian “fase satu” pada Januari 2020. Saat itu pemerintah Tiongkok berjanji untuk meningkatkan pembelian produk dan jasa AS setidaknya bernilai US$ 200 miliar sepanjang 2020-2021.

Namun di tengah pandemi Covid-19, pihak berwenang Tiongkok gagal mencapai target tersebut. Tai menyebut hubungan itu sebagai salah satu masalah yang menentukan pekerjaan AS selanjutnya.

Ia mengungkapkan bahwa pemerintah AS telah memulai diskusi langkah pertama dengan Tiongkok mengenai kesepakatan perdagangan, tetapi diskusi tersebut belum membuahkan hasil.

“(Tujuan pemerintah yang lebih luas adalah untuk) mempertahankan ekonomi Amerika, pekerja kami, dan bisnis kami dari dampak negatif (kebijakan Tiongkok yang tidak berorientasi pasar),” katanya kepada National Asian Pacific American Bar Association.

Baca juga: AS-Tiongkok Bicarakan Kerja Sama dan Pemulihan Ekonomi

Biden baru-baru ini mengatakan dirinya belum siap untuk menghapus aturan tarif yang dikenakan Trump pada 2018 atas produk-produk Tiongkok senilai US$ 370 miliar, dengan alasan praktik perdagangan yang dinilai tidak adil.

Dalam komentarnya, Tai juga mengatakan dirinya berbesar hati dengan prospek reformasi Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Ia menunjuk pada komitmen universal bahwa WTO, sebagai sebuah institusi, adalah penting dan layak mendapatkan perhatian dari pemerintah AS.

Pemerintahan Trump melumpuhkan badan resolusi perselisihan WTO, tetapi Tai berjanji pihak berwenang AS akan mengambil peran kepemimpinan dalam upaya reformasi. (afp)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com