Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Warga berjalan melewati papan yang menunjukkan harga bahan bakar di stasiun pengisian Shell, di Manchester, Inggris. (FOTO: Oli SCARFF / AFP)

Warga berjalan melewati papan yang menunjukkan harga bahan bakar di stasiun pengisian Shell, di Manchester, Inggris. (FOTO: Oli SCARFF / AFP)

BoE Segera Naikkan Suku Bunga untuk Melawan Inflasi

Selasa, 15 Maret 2022 | 17:38 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

LONDON, investor.id – Bank sentral Inggris (BoE) hampir pasti akan menaikkan biaya pinjaman pada Kamis (17/3), menurut sejumlah ekonom. Ini akan menandai pertemuan ketiga BoE menaikkan suku bunga bank secara berturut-turut, ketika negara tersebut keluar dari dukungan ekonomi terkait pandemi.

Seperti kebanyakan bank sentral, BoE memangkas suku bunga ke rekor terendah karena pandemi virus corona melanda seluruh dunia. Tetapi sekarang Inggris menghadapi lonjakan inflasi, yang mencapai angka tertinggi hampir 30 tahun di level 5,5% pada Januari 2022 dan kemungkinan akan meningkat lebih lanjut, menurut hasil survey Reuters.

BoE menjadi bank sentral besar pertama yang menaikkan suku bunga sejak pandemi dimulai dua tahun lalu. Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat diperkirakan akan mengambil keputusan baru pada Rabu (16/3), sementara minggu lalu bank sentral Eropa (ECB) membuka jalan bagi peningkatan akhir tahun ini.

Baca juga: Tiongkok Berusaha Menghindari Sanksi Rusia

Komite Kebijakan Moneter akan menambahkan 25 basis poin lagi pekan ini menjadi 0,75%, sama seperti tingkat sebelum pandemi. Ini adalah perkiraan oleh 44 dari 49 ekonom yang disurvei oleh Reuters pada 10-14 Maret 2022. Lima ekonom mengatakan tidak akan ada perubahan tingkat suku bunga.

Pada Januari 2022, ekonomi Inggris tumbuh jauh lebih cepat dari yang diharapkan dengan pertumbuhan 0,8% menurut data resmi yang dirilis pekan lalu. Tetapi serangan Rusia ke Ukraina menyuntikkan banyak ketidakpastian, di mana inflasi tinggi telah membuat jalan yang sulit bagi bank untuk bernegosiasi.

“Konsekuensi ekonomi dari perang di Ukraina telah memperburuk campuran yang sudah rumit, antara melonjaknya inflasi dan melambatnya pertumbuhan produk domestik bruto (PDB),” kata Paul Dales dari Capital Economics, dilansir dari AFP.

Namun BoE diperkirakan akan menindaklanjuti kenaikan minggu ini dengan kenaikan 25 basis poin pada kuartal berikutnya dan peningkatan yang sesuai di kuartal III-2022, menurut hasil median jajak pendapat.

Baca juga: Perang di Ukraina: Protes di Rusia, Hingga 2.200 Korban Jiwa

Kemudian bank diperkirakan akan menaikkan suku bunga menjadi 1,50% awal tahun depan, menurut median tersebut. Sebanyak 15 dari 44 ekonom memilih skenario ini, sementara 21 ekonom memperkirakan suku burnga lebih rendah dan delapan mempertikan lebih tinggi.

Inflasi diperkirakan akan mencapai puncaknya pada 7,7% kuartal berikutnya, hampir empat kali lipat dari target 2% Bank Dunia dan peningkatan tajam dari median 6,6% yang diberikan bulan lalu.

“Krisis biaya hidup yang semakin intensif pada akhirnya harus membebani aktivitas, terutama konsumsi swasta selama kuartal mendatang. Kepercayaan konsumen sudah melemah dan kami memperkirakan ini terlihat dalam data PDB yang lebih lemah sepanjang tahun ini,” kata Sanjay Raja dari Deutsche Bank.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : REUTERS

BAGIKAN