Menu
Sign in
@ Contact
Search
Siswa Universitas Perdagangan Jang Chol Gu Pyongyang pada 25 Maret 2022 menonton cuplikan peluncuran rudal Hwasong-17 sehari sebelumnya. Ini adalah uji coba ICBM pertama Korea Utara sejak 2017. (FOTO: KIM WON JIN / AFP)

Siswa Universitas Perdagangan Jang Chol Gu Pyongyang pada 25 Maret 2022 menonton cuplikan peluncuran rudal Hwasong-17 sehari sebelumnya. Ini adalah uji coba ICBM pertama Korea Utara sejak 2017. (FOTO: KIM WON JIN / AFP)

Kim Jong Un Janjikan Kekuatan Militer Luar Biasa, Kata Media Pemerintah

Senin, 28 Maret 2022 | 10:32 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

SEOUL, investor.id – Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un telah berjanji untuk membangun kekuatan militer yang dikatakan luar biasa dan tak terbendung. Ini disampaikan media pemerintah pada Senin (28/3), beberapa hari setelah Kim memimpin peluncuran rudal terbesar negara itu.

Komentar Kim mengikuti laporan bahwa pemerintah berhasil melakukan peluncuran yang bertentangan dengan sanksi internasional pada Kamis (24/3). Ini adalah pertama kalinya pemerintah Korut menembakkan rudal balistik antar benua (ICBM) dari jarak penuh sejak 2017.

Dikenal sebagai Hwasong-17, ICBM ini pertama kali diluncurkan pada Oktober 2020 dan dijuluki sebagai rudal monster oleh para analis.

Baca juga: Pembicaraan Ukraina-Rusia Akan Dilanjutkan, Demikian Situasi Lengkapnya

“Hanya ketika seseorang dilengkapi dengan kemampuan menyerang yang tangguh, kekuatan militer yang luar biasa yang tidak dapat dihentikan oleh siapa pun, seseorang dapat mencegah perang, menjamin keamanan negara, menahan serta mengendalikan semua ancaman dan pemerasan oleh imperialis,” kata Kim mengatakan kepada pekerja yang terlibat dalam peluncuran, menurut laporan KCNA pada Senin.

“Kami akan terus mencapai tujuan memperkuat kemampuan pertahanan nasional,” tambahnya.

Rudal yang diluncurkan Kamis tampaknya telah melakukan perjalanan lebih tinggi dan lebih jauh daripada yang sebelumnya diuji oleh negara bersenjata nuklir itu, termasuk yang dirancang untuk menyerang daratan AmerikaSerikat (AS).

Analis mengatakan bahwa peluncuran yang sukses mungkin telah meningkatkan kepercayaan Kim bahwa negaranya berada di jalur yang benar untuk mencapai pencegahan nuklir. Artinya, Korut akan lebih banyak melakukan uji coba semacam itu.

Baca juga: Presidensi G20 dan Electric Vehicle

Uji coba rudal jarak jauh dan nuklir dihentikan ketika Kim dan kemudian presiden AS Donald Trump terlibat dalam pertarungan diplomasi tingkat tinggi, namun pembahasan runtuh pada 2019. Pembicaraan sejak itu terhenti.

Peluncuran itu dilakukan pada waktu yang sulit untuk kawasan itu, ketika Korea Selatan akan melalui transisi presiden hingga Mei 2022 dan AS terganggu oleh serangan Rusia ke Ukraina.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : AFP

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com