Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Bank Sentral Dunia (ECB), Christine Lagarde. (FOTO: DANIEL ROLAND / AFP)

Presiden Bank Sentral Dunia (ECB), Christine Lagarde. (FOTO: DANIEL ROLAND / AFP)

ECB: Kenaikan Suku Bunga Setelah Juli

Rabu, 11 Mei 2022 | 17:17 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

FRANKFURT, investor.id – Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde pada Rabu (11/5) mengisyaratkan lembaga yang berbasis di Frankfurt itu dapat menaikkan suku bunganya dari posisi terendah bersejarah segera setelah Juli 2022, karena inflasi di zona euro melonjak.

ECB harus mengakhiri stimulus skema pembelian obligasi di awal kuartal ketiga, kata Lagarde dalam pidatonya di Ljubljana, Slovenia. Kemudian, ECB dapat menaikkan suku bunga hanya beberapa minggu kemudian.

Advertisement

Baca juga: ECB Berencana Naikkan Suku Bunga 2-3 Kali Tahun Ini

Komentar tersebut merupakan tanda paling jelas dari Lagarde bahwa ECB siap untuk menaikkan suku bunga segera. Saat ini, lembaga tersebut tertinggal di belakang Federal Reserve atau The Fed di Amerika Serikat (AS) dan bank sentral utama lainnya yang telah mengambil langkah untuk memerangi inflasi.

Regulator ECB selanjutnya akan bertemu pada 9 Juni dan 21 Juli 2022 untuk memutuskan tindakan mereka.

Setiap kenaikan akan menjadi yang pertama bagi ECB dalam lebih dari satu dekade dan akan mengangkat suku bunga dari level terendah secara historis saat ini. Ini termasuk suku bunga deposito negatif yang secara efektif membebani bank-bank untuk memarkir kelebihan uang mereka di ECB.

Inflasi di zona euro mencapai 7,5% pada April 2022, level tertinggi sepanjang masa untuk klub mata uang Eropa itu dan jauh di atas target 2% ECB.

Lonjakan tersebut, sebagian besar didorong oleh kenaikan tajam harga energi akibat serangan Rusia ke Ukraina, telah memperkuat seruan bagi ECB untuk mengikuti rekan-rekan bank sentral lainnya menuju kenaikan suku bunga.

The Fed dan bank sentral Inggris (BoE) antara lain telah menaikkan suku bunga dalam upaya menghentikan kenaikan harga.

Baca juga: Pembelian Obligasi ECB Diperkirakan Berakhir Juli

Presiden Bank Sentral Jerman Joachim Nagel mengatakan pada Selasa (10/5) bahwa dirinya akan menganjurkan langkah pertama normalisasi suku bunga ECB pada Juli 2022.

Pada pertemuan terakhirnya pada April 2022, dewan pemerintahan ECB memutuskan akan mengakhiri skema pembelian obligasi yang telah digunakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2022.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : AFP

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN