Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Tentara Rusia tawanan Ivan Matysov (kanan) bersaksi atas tuduhan terhadap tentara Rusia, Vadim Shishimarin, atas kejahatan perang karena membunuh seorang warga sipil Ukraina. Pengadilan berlangsung di Kyiv, Ukraina pada 19 Mei 2022. (FOTO: SERGEI SUPINSKY / AFP)

Tentara Rusia tawanan Ivan Matysov (kanan) bersaksi atas tuduhan terhadap tentara Rusia, Vadim Shishimarin, atas kejahatan perang karena membunuh seorang warga sipil Ukraina. Pengadilan berlangsung di Kyiv, Ukraina pada 19 Mei 2022. (FOTO: SERGEI SUPINSKY / AFP)

Update Perang di Ukraina: Rusia Ubah Timur Ukraina Jadi Seperti Neraka hingga Bantuan Barat Terus Mengalir

Jumat, 20 Mei 2022 | 15:26 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

KYIV, investor.id – Serangan baru Rusia mengubah wilayah timur Ukraina menjadi neraka, kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Sementara itu, bantuan terus mengalir ke Ukraina dengan kongres Amerika Serikat (AS) menyetujui paket bantuan baru US$ 40 miliar dan G7 mendukung jalannya pemerintahan dengan bantuan US$ 18,4 miliar.

Berikut adalah perkembangan terbaru dalam perang di Ukraina.

Neraka’ di Donbas

Serangan baru Rusia di Donbas telah mengubah wilayah timur Ukraina menjadi neraka, kata Zelensky.

“Di Donbas, penjajah berusaha meningkatkan tekanan. Ada neraka, dan itu tidak berlebihan,” kata Zelensky dalam pidato malamnya, Kamis (19/5) waktu setempat. Pasukan Rusia berusaha mengambil kendali penuh atas Donbas, daerah berbahasa Rusia yang sebagian telah dikuasai sejak 2014 oleh separatis yang mendukung Rusia.

Pengeboman ‘Brutal’ di Severodonetsk

Gubernur wilayah Lugansk timur mengatakan bahwa sedikitnya 12 orang tewas dan 40 terluka dalam penembakan Rusia di Severodonetsk. Kota tersebut telah menjadi target pemboman berkelanjutan dalam beberapa hari terakhir, ketika pasukan Rusia berusaha merebut kota paling timur yang masih berada di tangan pemerintah Ukraina.

Enam warga sipil juga tewas di wilayah Kharkiv dan Donetsk, kata gubernur regional. Zelenksy mengatakan, pemboman Severodonetsk adalah brutal.

Baca juga: G7 Sepakati US$ 18,4 Miliar untuk Kelanjutan Pemerintahan Ukraina

Kongres AS Setujui Paket Bantuan US$ 40 Miliar

Kongres menyetujui paket bantuan baru senilai US$ 40 miliar untuk Ukraina, tahap terbaru bantuan pemerintah AS untuk Ukraina dalam perjuangannya melawan serangan Rusia. Ini disetujui oleh Senat setelah diadopsi oleh Dewan Perwakilan Rakyat pekan lalu.

Gedung Putih mengatakan, Presiden AS Joe Biden akan menandatanganinya selama perjalanannya ke Asia.

Tentara Rusia Mohon Pengampunan

Prajurit Rusia di pusat persidangan kejahatan perang pertama yang diadakan atas konflik tersebut meminta maaf kepada istri korban warga sipil Ukraina.

Vadim Shishimarin (21) mengaku menembak mati Oleksandr Shelipov (62) di dekat desa utara Chupakhivka pada 28 Februari 2022, untuk menghentikannya melaporkan pembajakan mobil.

“Saya tahu bahwa Anda tidak akan dapat memaafkan saya, tetapi saya tetap meminta maaf kepada Anda,” katanya pada hari kedua persidangan di Kyiv, ibu kota Ukraina.

Jaksa Ukraina meminta tentara tersebut diberikan hukuman seumur hidup.

1.730 Pejuang Mariupol Menyerah

Otoritas Rusia mengatakan, jumlah tentara Ukraina yang menyerah di pabrik baja Azovstal yang terkepung di Mariupol telah meningkat menjadi 1.730 orang.

Pemerintah Ukraina membujuk orang-orang agar mundur untuk menyelamatkan hidup mereka, setelah berminggu-minggu dihabiskan di kompleks bawah tanah di tengah kekurangan makanan, air, dan obat-obatan.

Tidak Ada Jalan Pintas’ Keanggotaan UE

Kanselir Jerman Olaf Scholz mengatakan tidak ada jalan pintas untuk menjadi anggota Uni Eropa (UE) bagi Ukraina. Ia menjadi pemimpin UE kedua yang mematahkan harapan Ukraina untuk menjadi anggota jalur cepat dalam beberapa minggu.

Scholz mengatakan, membuat pengecualian bagi Ukraina tidak adil bagi negara-negara Balkan Barat yang juga ingin bergabung.

“Proses aksesi bukan masalah beberapa bulan atau tahun,” katanya dengan nada memperingatkan.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Ukraina Dmytro Kuleba mengecam apa yang disebutnya perlakuan kelas dua untuk negaranya.

Turki Bertekad Blokir Tawaran NATO

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa dirinya bertekad untuk memblokir tawaran pemerintah Swedia dan Finlandia untuk bergabung dengan aliansi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Erdogan menyebut Swedia secara khusus sebagai surga teror yang lengkap.

Presiden AS Joe Biden bertemu dengan Presiden Finlandia Sauli Niinisto dan Perdana Menteri Swedia Magdalena Andersson di Washington, untuk memberi tahu mereka bahwa negara mereka memenuhi setiap persyaratan NATO.

Baca juga: IMF Desak Negara-Negara Asia Waspadai Risiko Pengetatan Kebijakan Moneter

Jenderal AS, Rusia Berbicara

Jenderal tertinggi AS Mark Milley berbicara melalui telepon dengan rekannya dari Rusia Jenderal Valery Gerasimov, kata Pentagon. Ini adalah diskusi pertama mereka sejak serangan pasukan Rusia ke Ukraina pada 24 Februari 2022.

Kepala Staf Gabungan Milley dan kepala Staf Umum Rusia Gerasimov membahas beberapa masalah yang terkait dengan keamanan, menurut juru bicara JCS AS.

Perang Bisa Meluas: Pentagon

Seorang pejabat senior Pentagon mengatakan bahwa perang Ukraina dapat berlanjut untuk waktu yang lama, meskipun pasukan Ukraina merebut kembali wilayah Kharkiv dan mereka menggunakan pasokan artileri AS yang substansial.

Pejabat itu, yang berbicara dengan syarat anonim, memperingatkan para analis yang mengatakan bahwa pasukan Rusia telah mencapai kapasitasnya dan dalam beberapa minggu dapat mencapai titik di mana mereka tidak lagi dapat maju.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : AFP

BAGIKAN