Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi bursa saham Asia. (Foto: AFP / Kazuhiro Nogi)

Ilustrasi bursa saham Asia. (Foto: AFP / Kazuhiro Nogi)

Pasar Asia Pasifik Bergerak Variatif Setelah Aksi Jual Saham Teknologi Wall Street

Rabu, 25 Mei 2022 | 08:35 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

SINGAPURA, investor.id – Saham-saham di Asia Pasifik bergerak variatif pada perdagangan Rabu (25/4) pagi, menyusul aksi jual teknologi semalam di Wall Street karena investor aksi jual media sosial di perusahaan-perusahaan teknologi.

Nikkei 225 di Jepang turun 0,17% pada awal perdagangan karena saham Fast Retailing turun lebih dari 1%. Indeks Topix diperdagangkan 0,11% lebih rendah.

Advertisement

Di tempat lain, Kospi Korea Selatan naik 0,51%. S&P/ ASX 200 di Australia naik 0,2%.

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang diperdagangkan 0,3% lebih tinggi.

Ke depan, bank sentral of New Zealand (RBNZ) akan mengumumkan keputusan suku bunganya pada pukul 10:00 pagi HK/ SIN pada Rabu. Sebagian besar ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan bank sentral Selandia Baru akan menaikkan suku bunga resminya sebesar 50 basis poin (bps) lagi.

Dolar Selandia Baru berpindah tangan pada US$ 0,6458 menjelang pengumuman itu, masih di atas level US$ 0,637 di bawah sesi sebelumnya.

Semalam di Wall Street, Nasdaq Composite yang padat teknologi turun 2,35% menjadi 11.264,45 setelah publikasi dari CEO Snap tentang perlambatan pertumbuhan di perusahaan dan membuat investor melakukan aksi jual saham media sosial.

S&P 500 turun 0,81% menjadi 3.941,48. Dow Jones Industrial Average naik 48,38 poin, atau 0,15% ke level 31.928,62.

Mata Uang dan Minyak

Indeks dolar Amerika Serikat (AS), yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, berada di level 101,753 setelah baru-baru ini turun dari di atas 102,2.

Yen Jepang diperdagangkan pada 126,72 per dolar, lebih kuat dari level di atas 127 yang terlihat terhadap greenback awal pekan ini. Dolar Australia berada di level US$ 0,7101 menyusul rebound baru-baru ini dari level di bawah US$ 0,708.

Harga minyak lebih tinggi di pagi hari jam perdagangan Asia, dengan patokan internasional berjangka minyak mentah Brent naik 0,37% menjadi US$ 113,98 per barel. Minyak mentah berjangka AS naik 0,59% menjadi US$ 110,42 per barel.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : CNBC

BAGIKAN