Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrasi BRICS Business Forum 2022.

Ilustrasi BRICS Business Forum 2022.

Para Pemimpin Negara Bahas Kerja Sama di Tengah Pandemi pada BRICS Business Forum 2022

Rabu, 22 Juni 2022 | 19:36 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – Dewan Tiongkok untuk Promosi Perdagangan Internasional mengadakan pertemuan BRICS Business Forum yang sempat dihadiri para pemimpin dari sejumlah negara. Acara ini dimulai pada Rabu (22/6) di Beijing, Tiongkok.

Presiden Tiongkok Xi Jinping, Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa, Presiden Brazil Jair Bolsonaro, dan Perdana Menteri India Narendra Modi membuka rangkaian acara dengan menyampaikan pidato yang membahas pentingnya kerja sama global hingga pemulihan ekonomi dari pandemi Covid-19.

Tema forum tersebut adalah Memperdalam Kemitraan Bisnis BRICS untuk Bersama Menciptakan Masa Depan yang Lebih Baik untuk Pembangunan Global.

Salah satu sesinya adalah pembahasan Bersama Menghadapi Tantangan dan Memperkuat Kerja Sama Kesehatan di Masa Pandemi di mana Founder & Chairman Lippo Group Dr Mochtar Riady menjadi salah satu panelis.

BRICS adalah akronim dari Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan, yakni perkumpulan lima negara dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat. Akronim ini pertama dicetuskan oleh Goldman Sachs pada 2001.

Baca juga: Mochtar Riady Sampaikan Harapannya pada BRICS Business Forum 2022

Beijing menjadi tuan rumah pertemuan klub berpengaruh BRICS ekonomi berkembang, yang menyumbang sekitar 41% dari populasi global dan hampir seperempat dari produk domestik bruto (PDB) dunia.

Tiga negara anggotanya yakni Tiongkok, India, dan Afrika Selatan (Afsel) memilih abstain dari pemungutan suara pada resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mengecam serangan Rusia ke Ukraina.

Xi mengatakan kepada forum bisnis BRICS bahwa krisis Ukraina adalah peringatan. Ia memperingatkan agar tidak ada perluasan aliansi militer dan mencari keamanan sendiri. “Dengan mengorbankan keamanan negara lain,” katanya.

Pemerintah Tiongkok dan India memiliki hubungan militer yang kuat dengan Rusia dan membeli sejumlah besar minyak dan gasnya.

Dunia Terbagi

Konferensi tingkat tinggi (KTT) BRICS berlangsung saat pasukan Rusia terus menyerang Ukraina timur setelah menyerang negara itu empat bulan lalu.

“Dunia telah terbagi menjadi timur dan barat setelah perang Ukraina,” kata Manoj Joshi, penulis dan komentator geopolitik yang berbasis di New Delhi, kepada AFP. Dia menambahkan bahwa BRICS memberikan platform bagi Putin untuk berdiri bersama para pemimpin dari negara berkembang.

“Ini mengirim pesan ke AS dan UE bahwa mereka belum berhasil mengisolasi dia dan Rusia,” imbuhnya.

Putin menyerukan penguatan hubungan dengan klub berpengaruh dari negara berkembang BRICS, di tengah sanksi Barat yang belum pernah terjadi sebelumnya yang dijatuhkan atas Ukraina.

“Para pengusaha negara kita dipaksa untuk mengembangkan bisnis mereka dalam kondisi sulit di mana mitra Barat mengabaikan prinsip-prinsip dasar ekonomi pasar, perdagangan bebas, serta hak milik pribadi yang tidak dapat diganggu gugat,” kata Putin dalam forum bisnis BRICS melalui tautan video, Rabu.

Menjelang KTT virtual BRICS, pemimpin Rusia itu mengecam implementasi permanen sanksi bermotivasi politik baru yang dinilainya bertentangan dengan akal sehat dan logika ekonomi dasar.

Baca juga: Putin: Rusia Alihkan Rute Perdagangan dan Minyak ke Negara-Negara BRICS

Dia mengatakan bahwa pemerintah Rusia secara aktif mengarahkan arus perdagangan dan kontak ekonomi eksternal ke mitra internasional yang dapat diandalkan, di atas semua negara BRICS.

Rentetan sanksi Barat terhadap Rusia telah mendorong Putin untuk mencari pasar baru dan memperkuat hubungan dengan negara-negara di Afrika dan Asia.

 

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com