Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi bursa saham Asia. (Foto: AFP / Philip Fong)

Ilustrasi bursa saham Asia. (Foto: AFP / Philip Fong)

Saham Asia Pasifik Diperdagangkan Variatif, Pasar Memantau Kekhawatiran Resesi

Jumat, 24 Juni 2022 | 07:39 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

SINGAPURA, investor.id – Saham di kawasan Asia Pasifik diperdagangkan variatif pada perdagangan Jumat (24/6) karena investor mempertimbangkan kekhawatiran resesi.

Di pasar Jepang, Nikkei 225 naik 0,13%, sedangkan Topix turun 0,11%.

Kospi Korea Selatan naik 0,7%, dan Kosdaq naik 1,34%.

S&P/ ASX 200 di Australia tergelincir 0,21%. Pasar Selandia Baru ditutup untuk liburan pada Jumat.

Indeks harga konsumen (CPI) inti di Jepang naik 2,1% untuk Mei 2022 dibandingkan dengan tahun sebelumnya, sesuai dengan perkiraan, menurut Reuters. Angka itu di atas target bank sentral Jepang (BoJ) dari inflasi 2%. Namun, indeks harga konsumen negara tersebut hanya naik 0,8% jika makanan segar dan energi dikeluarkan dari perhitungan, kata Reuters.

Ke depan, perusahaan logistik GoGoX akan memulai perdagangan di pasar Hong Kong. Gubernur bank sentral Australia (RBA) Philip Lowe juga akan berbicara tentang inflasi di kemudian hari.

Semalam di perdagangan Amerika Serikat (AS), saham naik dalam reli akhir hari di tengah kekhawatiran resesi. Beberapa bank besar minggu ini menaikkan ekspektasi mereka terhadap resesi.

Dow Jones Industrial Average naik 194,23 poin, atau 0,64%, menjadi 30.677,36. S&P 500 naik 0,95% menjadi 3.795,73, dan Nasdaq Composite naik 1,62% menjadi 11.232,19.

Mata Uang dan Minyak

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, berada di level 104,399.

Yen Jepang menguat menjadi 134,76 per dolar, pulih dari level 136 terhadap greenback awal pekan ini. Dolar Australia berada di US$ 0,6903, sebagian besar berada dalam tren melemah minggu ini.

Minyak berjangka naik sedikit di perdagangan Asia. Minyak mentah berjangka AS naik 0,35% menjadi US$ 104,64 per barel, sementara minyak mentah acuan internasional Brent naik 0,34% menjadi US$ 110,43 per barel.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : CNBC

BAGIKAN