Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi bursa saham asia. Foto: AFP

Ilustrasi bursa saham asia. Foto: AFP

Saham Asia Pasifik Naik Tipis, Investor Pertimbangkan Kekhawatiran Ekonomi

Selasa, 28 Juni 2022 | 07:48 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

SINGAPURA, investor.id – Saham di kawasan Asia Pasifik sedikit lebih tinggi pada perdagangan Selasa (28/6), karena investor mempertimbangkan kekhawatiran ekonomi.

Nikkei 225 Jepang naik 0,11%, sedangkan Topix naik 0,26%.

Advertisement

Di Korea Selatan, Kospi naik 0,51% dan Kosdaq naik tipis 0,29%.

S&P/ ASX 200 Australia naik 0,22%.

Dalam berita perusahaan, Trip.com melaporkan kerugian bersih sebesar 989 juta yuan Tiongkok (US$ 147,79 juta) untuk kuartal pertama tahun ini setelah pasar Amerika Serikat (AS) tutup.

Perusahaan mengatakan dalam siaran pers bahwa hasilnya secara material dan negatif dipengaruhi oleh gangguan Covid-19 di Tiongkok. Saham Trip.com yang terdaftar di AS turun 1,51% dalam perdagangan setelah jam kerja.

Weilong Delicious, perusahaan makanan ringan asal Tiongkok, dilaporkan telah menghidupkan kembali penawaran umum perdana (initial public offering/ IPO) di Hong Kong dan dapat dicatatkan pada paruh kedua tahun ini. Bloomberg melaporkan bahwa perusahaan telah mengajukan kembali prospektus awal pada Senin (27/6) dan perusahaan dapat mengumpulkan US$ 500 juta dari listing tersebut.

Semalam di AS, indeks utama jatuh setelah rebound besar pada perdagangan Jumat (24/6).

Dow Jones Industrial Average tergelincir 62,42 poin, atau 0,2%, menjadi 31.438,26. S&P 500 turun 0,3% menjadi 3.900,11, dan Nasdaq Composite turun 0,7%, jatuh ke level 11.524,55.

“Ada kurangnya keyakinan jelas oleh investor dengan volume perdagangan yang ringan mendukung gagasan pasar yang lelah, dengan penurunan besar akan dicatat pada kuartal ini, terlepas dari keuntungan besar yang dicatat pekan lalu,” tulis ahli strategi mata uang di National Australia Bank Rodrigo Catril pada catatan Selasa (28/6).

Mata Uang dan Minyak

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, berada di level 103,975.

Yen Jepang diperdagangkan pada 135,44 per dolar, bertahan lebih kuat dari level 136. Dolar Australia berada di level US$ 0,6921.

Minyak berjangka naik di perdagangan pagi Asia. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate, benchmark AS, naik 0,75% menjadi US$ 110,39 per barel. Benchmark internasional minyak mentah Brent naik 0,75% menjadi US$ 115,95 per barel.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : CNBC

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN